img Perangkap Dendam Tuan Miliarder  /  Bab 4 Pengkhianatan dan Kepalsuan | 7.55%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Pengkhianatan dan Kepalsuan

Jumlah Kata:1151    |    Dirilis Pada: 03/12/2025

ela

i ruang ICU. "Apakah Anda

t. "Ya, saya putrinya. Bagaima

sca-operasinya," jawabnya. "Dia akan menemui Anda di

mengikuti suster it

sapa Dr. Smith saat dia me

"Bagaimana keadaan Mom? Apaka

di arteri utama, dan aliran darah ke jantungnya kini sudah stabil

ekhawatiranku belum sepenuhnya hila

ikasi, pemulihannya bisa baik. Kami akan terus

meski jantungku masih berd

elang medis terhubung, dadaku terasa sesak. Wajahnya terlihat begitu pucat, seperti kehilangan semua en

lan. "Tolong bangun

r, tapi aku tetap berbicara, ber

*

u tak pernah berhenti berputar. Masalah perusahaan Dad, ancaman Victoria Bennet

at mendengar kabar itu, dia terlihat sangat khawatir. Dia memutuskan untuk menghadiri sidangku

rincipal Davies menatapku dengan sorot tajam, meja

rlihat tenang dan percaya diri. Sementara itu, Aaron duduk di sudut lain

h menerima laporan bahwa kamu hampir menjadi korban pelecehan.

gannya yang kasar, dan rasa takut yang mencekikku. Tapi aku juga mengingat Aaron yang d

yang akan kukatakan akan menentukan segalanya. Kebenaran, yang mungkin akan menghancurka

indungiku. Namun, jika aku mengatakan yang sebenarnya, Victoria

tanganku, memaksa dir

nyerangku," ja

etapi aku bisa merasakan tatapan semua orang. Ketika aku akhirnya m

Bennett terukir jelas, seperti dia tahu da

a. Aku sangat ingin memukulnya, menghancurkan senyum jahatnya, tapi aku tak berdaya. Ancaman dari Victo

suara Aaron terdengar pecah. "Aku

engan erat. Aku telah mengkhianati Aaron, menghancurkannya. Dia yang seben

anya terdengar tenang tapi tegas. "Benar

intu ruangan terbuka. Seorang pria masuk. Dia adalah Jayden

katanya. "Saya... ingi

kan, Jayden. Katakan siapa yang memintamu memancing

. Matanya melirik ke arah Ian. Ian ta

en mengalihkan panda

ctoria Bennett semakin melebar, seolah ca

aranya terdengar bergetar. "Aaron ti

lihat sangat putus asa. "Kau mengenalnya. Kau tahu j

Sarah. Air mata yang mengalir di pipi

avies, saya yakin Anda tahu apa yang harus dilakukan. Aaron

lakukan telah melanggar peraturan sekolah dan nilai-nilai yang kami pegang d

an bahwa Aaron dikeluarkan dari seko

masa depan Aaron!" Aku melihat tubuh Sarah lunglai di kursi, isak tangisny

. Aku tidak bisa menahan semua ini hingga akhirnya aku berlari

hal kejam ini harus menimpaku? Aku hanya ingin bahagia dan mengatakan

jahku tertunduk di lutut, sementara air mataku mengalir tanp

ar suara langkah kaki yang

ya," kata suara itu, me

line, dan Brianna berdiri di hadapanku. Ev

rdengar penuh ejekan. "Hampir dilecehkan? Siapa y

engan punggung tangan. "

ke lantai di depan kakiku. "Oh, tidak banya

n itu. Aku hampir melupakannya, tantangan bodoh yang dia ajukan agar membuat Aaron jatuh cinta

Kau berhasil membuat Aaron jatuh cinta, cu

u sendiri, Eve

inya hanya karena taruhan? Karena itu dia m

ebuah suara familiar bergema me

img

Konten

Bab 1 Jebakan di Ruang Seni Bab 2 Kau Penting Bagiku Bab 3 Ancaman Keluarga Bennett Bab 4 Pengkhianatan dan Kepalsuan Bab 5 Kehancuran Bab 6 Melarikan Diri
Bab 7 Mimpi Buruk
Bab 8 Bertemu Kembali
Bab 9 Jadi Ini Balas Dendammu
Bab 10 Seratus Lima Puluh Ribu Dolar
Bab 11 Dua Kali Lipat
Bab 12 Milikku untuk Dihancurkan (POV Aaron)
Bab 13 Tawaran Keji Aaron
Bab 14 Tamu yang Tak Diundang
Bab 15 Syarat Sebuah Penyerahan
Bab 16 Kau Datang, Maka Kau Milikku (POV Aaron)
Bab 17 Tawanan Tanpa Pilihan
Bab 18 Kau Akan Membayar (POV Aaron)
Bab 19 Bukan Penjara, Bukan Rumah
Bab 20 Lima Menit
Bab 21 Tubuhmu Milikku (POV Aaron)
Bab 22 Tak Diduga (POV Aaron)
Bab 23 Senyum yang Bukan Untukku
Bab 24 Kontrak dan Luka
Bab 25 Tumpangan Terpaksa
Bab 26 Penyelamatan yang Berbahaya
Bab 27 Pertemuan Dua Iblis
Bab 28 Luka yang Mengikat (POV Aaron)
Bab 29 Bertindaklah Sesuai Peranmu (POV Aaron)
Bab 30 Kata Baik Pertama
Bab 31 Saat Kebenaran Berpihak Kembali
Bab 32 Terlambat untuk Meminta Maaf
Bab 33 Badai Dalam Diam (POV Aaron)
Bab 34 Hati yang Kuingkari
Bab 35 Pria yang Tak Akan Pernah Berhenti
Bab 36 Luka yang Tak Pernah Ia Tunjukkan
Bab 37 Dinding yang Dia Bangun
Bab 38 Kesempatan di Ruang Casting
Bab 39 Masa Lalu Itu Kembali Lagi
Bab 40 Akhirnya Bertemu
Bab 41 Jangan Melampaui Batas (POV Aaron)
Bab 42 Melawan Aturanku Sendiri (POV Aaron)
Bab 43 Harga Sebuah Pilihan
Bab 44 Menjauh dari Cengkeramannya
Bab 45 Selama Kontrak Itu Ada
Bab 46 Terkepung Malam Itu (POV Aaron)
Bab 47 Lengan yang Terluka (POV Aaron)
Bab 48 Aku Tak Menoleransi Kegagalan (POV Ian)
Bab 49 Aturan Tidak Berlaku Untukku (POV Ian)
Bab 50 Apa yang Kubiarkan Terjadi (POV Aaron)
Bab 51 Memulai Kembali
Bab 52 Di Antara Ketakutan dan Obsesi
Bab 53 Tunduk atau Lari
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY