img Perangkap Dendam Tuan Miliarder  /  Bab 3 Ancaman Keluarga Bennett | 5.66%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Ancaman Keluarga Bennett

Jumlah Kata:1154    |    Dirilis Pada: 03/12/2025

ela

g di kepalaku. Mom dalam kondisi kritis. Mereka membutuhkan persetujuanku untuk operasi. Tapi aku tidak tahu bagaimana

cepat, memaksakan senyum yang kuharap terlihat alami. "

matanya tajam. "Apa ada

eluargaku," jawabku. Aku bisa mendenga

gel

berusaha menahan air mata yang hendak kelu

atanya pelan. "Tapi kalau kau butuh

pkan. Aku ingin jujur padanya tetapi kata-kata itu tidak pern

bisikku sebelum berba

*

nuh dengan skenario buruk. Aku mencoba menelepon Dad beberapa kali, tetapi seperti sebelumnya, tidak

enuju ruang ICU. Begitu tiba di pintu IC

nama Mrs. Jones?"

aya," jawa

nggu untuk menjelaskan prosedur," katanya

, dengan jas putihnya, menatapku deng

untuk menyelamatkan ibu Anda," ujar Dr. Smith. "Namun, ka

cemas semakin menghimpit. "A

ya. Setelah itu, dia menyerahkan formulir kepada perawat

l di pojok ruangan. "Silakan tand

formulir itu. Setelah menandatangani d

ulai persiapannya," kata perawat it

ng, sementara aku hanya bisa menatap pintu rua

yangan Mom terus muncul di pikiranku. Senyum lembutnya, tawa hangatnya yang selalu membuat r

padaku, menyemangatiku saat aku menghadapi ujian sekolah, atau sekedar mengingatkanku

dari bibirku. Aku mencoba menenangkan diri sebelum akhirnya kembal

mbuka layar, berharap menemukan sesuatu yang bisa memberikan sedikit ketenangan. Ta

ncam Pailit Setelah Kr

semua masalah ini akan menimpa keluargaku. Proyek gagal, investor mundur, dan p

di ruang operasi, perusahaan Dad yang terancam pailit, dan kini dunia kami mungkin akan runtuh. Aku mera

itu, aku mendengar suara seorang wanit

la Jo

legan berdiri beberapa langkah dariku. Cara dia berdiri, dengan p

ela. Siapa An

Victoria Bennett. Akhirnya

hubungannya dengan si brengsek Ian? Seketika, ingatan kejadian di sekolah kembali menyeruak. Aku kembali t

"Aku mendengar cerita tentang anakku, Ian. Juga t

ang mulai menguasaiku. "Ian pantas menda

tu yang bisa kau tentukan. Aturan hanya berlaku jika seseor

kekuasaan, kami tidak berhak me

u tahu betapa mudahnya untuk menghancurkan sesuatu

a tidak bisa menga

baran kenyataan. Di dunia ini, yang lemah hanya bisa bertahan jika mereka tahu tempa

untuk membalas, te

n besok. Pikirkan baik-baik. Orang yang hampir melecehkanmu itu adalah Aaron. Ian hanya

ulutnya. "Kau ingin aku memfitnah Aaron?" suaraku mulai me

tih yang kau pikirkan. Jika kau melakukan apa yang aku minta, keluarga Bennett akan membantu menyela

n meresap ke dalam diriku dan me

dia mengangkat alis, matanya terlihat penuh keyaki

lu mengulurkannya padaku. "Sebaiknya kau pikirkan ini baik-baik, An

arkan satu kalimat terakhir. "Terkadang, untuk mendapatkan

aja. Aku menatap punggungnya yang semakin menjauh, seme

terus terngiang di kepalaku. Tidak. Aku tidak akan mengkhianati Aaron. Namun, pikiranku berperang

iku, tak bisa kutahan lagi. Siapa sang

a akhirnya, suara berat engsel pint

img

Konten

Bab 1 Jebakan di Ruang Seni Bab 2 Kau Penting Bagiku Bab 3 Ancaman Keluarga Bennett Bab 4 Pengkhianatan dan Kepalsuan Bab 5 Kehancuran Bab 6 Melarikan Diri
Bab 7 Mimpi Buruk
Bab 8 Bertemu Kembali
Bab 9 Jadi Ini Balas Dendammu
Bab 10 Seratus Lima Puluh Ribu Dolar
Bab 11 Dua Kali Lipat
Bab 12 Milikku untuk Dihancurkan (POV Aaron)
Bab 13 Tawaran Keji Aaron
Bab 14 Tamu yang Tak Diundang
Bab 15 Syarat Sebuah Penyerahan
Bab 16 Kau Datang, Maka Kau Milikku (POV Aaron)
Bab 17 Tawanan Tanpa Pilihan
Bab 18 Kau Akan Membayar (POV Aaron)
Bab 19 Bukan Penjara, Bukan Rumah
Bab 20 Lima Menit
Bab 21 Tubuhmu Milikku (POV Aaron)
Bab 22 Tak Diduga (POV Aaron)
Bab 23 Senyum yang Bukan Untukku
Bab 24 Kontrak dan Luka
Bab 25 Tumpangan Terpaksa
Bab 26 Penyelamatan yang Berbahaya
Bab 27 Pertemuan Dua Iblis
Bab 28 Luka yang Mengikat (POV Aaron)
Bab 29 Bertindaklah Sesuai Peranmu (POV Aaron)
Bab 30 Kata Baik Pertama
Bab 31 Saat Kebenaran Berpihak Kembali
Bab 32 Terlambat untuk Meminta Maaf
Bab 33 Badai Dalam Diam (POV Aaron)
Bab 34 Hati yang Kuingkari
Bab 35 Pria yang Tak Akan Pernah Berhenti
Bab 36 Luka yang Tak Pernah Ia Tunjukkan
Bab 37 Dinding yang Dia Bangun
Bab 38 Kesempatan di Ruang Casting
Bab 39 Masa Lalu Itu Kembali Lagi
Bab 40 Akhirnya Bertemu
Bab 41 Jangan Melampaui Batas (POV Aaron)
Bab 42 Melawan Aturanku Sendiri (POV Aaron)
Bab 43 Harga Sebuah Pilihan
Bab 44 Menjauh dari Cengkeramannya
Bab 45 Selama Kontrak Itu Ada
Bab 46 Terkepung Malam Itu (POV Aaron)
Bab 47 Lengan yang Terluka (POV Aaron)
Bab 48 Aku Tak Menoleransi Kegagalan (POV Ian)
Bab 49 Aturan Tidak Berlaku Untukku (POV Ian)
Bab 50 Apa yang Kubiarkan Terjadi (POV Aaron)
Bab 51 Memulai Kembali
Bab 52 Di Antara Ketakutan dan Obsesi
Bab 53 Tunduk atau Lari
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY