Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Mantan Istri yang Dicampakkan Ternyata Triliuner

Mantan Istri yang Dicampakkan Ternyata Triliuner

Penulis: Silas West
img img img

Bab 1

Jumlah Kata:1020    |    Dirilis Pada: Hari ini13:42

perlu

di pintu, tetapi aroma itu

anita yang Darma tiduri di b

Parfum yang tidak

nya. Dia duduk di sofa kulit putih, dasinya longgar di lehernya. Segelas

asbak yang sudah penu

. Sebuah ket

serak, tergores oleh tujuh belas jam udara kabin dau

pi. "Anindita. Jangan bertele-

mereka sudah tidak ada. Sebagai gantinya, ada foto Darma dengan wanita lain-Melati Prat

tahan. Hanya ada dengungan rendah dan stabil dari sistem vent

memainkan peran, dan

pan cermin saat Anindita berada tiga puluh ribu kaki di udara. "Pernikahan ini... ad

rambutnya yang tertata sempurna. "Keluarga Adiwangsa

dokumen tebal itu. Jari-jarinya, dingin dan mantap, membalik halaman-halaman itu. Matanya memindai ja

p tiga tahun kebersamaan mereka-it

Tuduhan. Sebuah drama. Keheningan membentang, menarik u

u mende

n. Dia juga sed

kota yang belum pernah dia kunjungi. Satu juta dolar. Sebagai gantinya,

ematikan tersunggin

hwa wanita yang dia buang itu bisa membeli seluruh perusahaannya ti

t dari sampulnya bergema di ruangan y

ju untuk

ersiap untuk pengepungan, dan Anindita baru saja membuka

enjadi topeng sombong yang Anindita kenal betul. Dia meluru

rus bekerja di Kumpulan Adiwangsa selama satu tahun setelah perceraian diselesaikan." Nada suaranya murah hati, sepe

orang karyawan yang kompeten dan bersyukur yang d

tu akan lucu jika t

a. Matanya bertemu dengan mata Darma, datar dan din

lembutan yang mendahului jatuhnya bilah guillo

n cerai itu ke arah Darma. "Aku

ergoyahkan seperti baja tempa. "Aku a

udah cukup untuk wanita sepertimu?" Keserakahan. Hanya itu yang dia lihat. Seorang g

mpu-lampu Manhattan berkilauan di bawah, terpantul di mata gelapnya. Seb

yang luas dengan otoritas yang tenang dan menghancurkan. "Yang akan

angan itu t

Apa? Kau gila. Saham apa? Ka

memerlukan pembelaannya. Keben

lah dinikahinya selama tiga tahun, dan sebuah kesadaran y

ak meng

nah mengenaln

mengambil kopernya. "Pengacarak

pkan di tangannya tiga tahun lalu saat dia cukup bodoh untuk berpikir itu berarti sesuatu. Cincin yan

Bukan karena kesedihan. Me

mparkannya ke nampan perak di meja konsol. Cincin itu menghantam logam dengan

lakang untuk melihat ke

k, mengunci Darma di dalam pent

Baru saat itulah garis kaku bahu Anindita mengendur. Napas panjang dan p

elah b

aan yang sebenar

Darma berdiri tak be

han, dia mengan

ia menginginkan lebih banyak uang, tentu saja. Wanita seperti itu?" Sen

snya, memperhatikan lampu

apa yang tidak

engganggu di benaknya membisikkan pertanyaan yang dia tolak unt

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY