img SALAH KIRIM KADO  /  Bab 6 Dendam | 15.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Dendam

Jumlah Kata:1388    |    Dirilis Pada: 12/01/2022

wakan kado berisi sepatu high heels itu padaku. Sebagai permintaan maa

yang membuatku terpesona dan merasa berharga. Semaki

at penampilan dalam reuni kali ini semakin sempurna. Saat aku datang, semua mat

orotan dan primadona di mana pun dan kapan pun hingga membuatk

k pernah berubah. Istimewa dan sempurna,"

nnya. Dia memang selalu dan terlalu pandai memuji. Tapi aku tak p

k yang memiliki banyak teman. Kau tahu kenapa? Karena aku but

n berantakan. Mama pergi meninggalkanku begitu saja tanpa kabar berita. Mama tak sudi

kemana-mana. Aku tinggal bersama kakak lelakiku yang lebih senang tidur di jalanan bersama teman-temannya

do sahabat Mas Indra. Aku mendongak seketika saat mend

dari rumahnya," ucapku sing

anjangnya. Penampilan sederhana yang sudah membuatku terpesona. Dia memang tampan, setampa

ersandiwara. Mereka tahu jika aku tak suka status keduaku ini diketahui banyak orang apalagi teman-teman

teman tak terlalu kupedulikan. Aku dan Mas Indra masih asyik membahas rencana liburan minggu de

Putri, primadona di kampus abu-abu kita. Saking asyiknya ngobrol sampai Mas Indra tak sadar jika istrinya su

ke atas panggung dan entah apa yang akan dilakukannya setelah ini.

tri itu sudah menjadi selingkuhan suami saya? Entah sejak kapan saya pun tak tahu. Tapi yang jelas, dia selalu meneror Mas Indra tiap tengah malam. Bahkan saya cek

itu. Aku tak mau kalah begitu saja. Kubalas tuduhan-tuduhannya itu meski aku sendiri tahu jik

i-laki mapan untuk memiliki istri lebih dari satu. Lagi-lagi Sarah mera

g kakakku! Bukan uang suamiku karena dia tak memiliki apa-apa selain baju yang melekat

makin pias saat perempuan itu menyerahkan amplop put

Sepertinya dia puas sekali mendengar berita ini. Teman-teman

rena mungkin dia memang layak mendapat bantuan. Kalau miskin jangan sok bermewahan, Mbak. Malu s

teman sengaja menarik dress mahalku kuat-kuat hingga koyak di bagian lengan. Mereka ada yang seng

tu. Argh! Apa benar jika sebenarnya Mas Indra tak memiliki apa-apa? Semua uang yang dia berikan padaku sel

gas menyetop taksi dan mengejar istri pertamanya. Apakah

nyiksaku. Kurang aj*r sekali. Segera kustater mobil dan meninggalkan c

Apalagi saat sampai rumah, kubuka grup whatsapp alumni SMA,

jadi silent reader untuk membaca satu persatu umpatan mereka. Tak kusangka jika

dan sok-sok lainnya. Bahkan banyak diantara mereka yang mengulik kehidupan prib

ndadak ramai. Banyak juga teman-teman yang langsung mengirimkan pesan pribadi.

ntara mereka memberiku cap murahan hanya karena aku mau menjadi istri siri. Mere

antik eh tern

lu nongol, giliran menjadi buah bi

kita-kita. Sudah k

lagi pasti di

rela menjadi yang kedua asalkan bergelimang harta. Dikira kaya

idih itu Siska biar tahu rasa. Dari dulu dia memang demen tebar pesona sama setiap laki

lian nggak usah memperburuk keadaan. Kita doakan saja supaya masalah itu cepat kela

firm

rang. Jangan pula menggunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentula

teman kalau ku

setelah pesan panjangnya, grup mendadak diam. Tak ada lagi yang mengirimka

ada Sarah. Memangnya dia pikir aku pasrah dan mengalah begitu saja? Tak akan! Jika

*

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY