img Om Om Kaya  /  Bab 2 Mencoba Alkohol Untuk yang Pertama Kalinya | 0.87%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Mencoba Alkohol Untuk yang Pertama Kalinya

Jumlah Kata:1039    |    Dirilis Pada: 08/03/2022

anda berikan." Kata Erin sambil terus memandangi kantong kresek berwa

ng akan terjadi padanya jika para pelanggannya juga mencium bau busuk di club malam miliknya. Madam Egeline

ang bau itu." Ucap madam Egeline sam

ntuk mandi seperti handuk dan lain sebagainya. Erin pun di antar pergi ke kamar mandi, yang terhubung

ngkak ke dalam jalan yang salah, hanya karna merasa bingung dan terdesak. Bahkan rasanya, rasa letih da

rasa malu karna kini, tidak ada siapapun di dalam ruangan tersebut. Madam Egeline yang melihat Er

eperti ini juga merupakan bagian dari pekerjaanmu?" Uja

buka dan juga pinggul yang ketat itu, merupakan pakaian yang bahkan tidak pernah ia sentuh seumur hidupnya. Tapi kini untuk ya

in yang berukuran besar, menatap dirinya yang menyedihkan, dirinya yang tidak bisa melakukan apapun, dirinya yang kini tersesat

nya karna gaya pakaiannya yang berbeda. "Memang benar, penilaianku tidak pernah salah." Madam Egeline pun terus me

bahkan seumur hidupnya tidak pernah ia bayangkan karna terlalu mustahil untukny

n tangannya sendiri, madam Egeline mendandani Erin dengan sangat lihai, membuat garis mata dan bibi

i cermin, Erin seolah merasa bahwa jati dirinya kini telah hilang. Erin m

Tutur madam Egeline dengan senang melihat dirinya yang berhasil merubah

bertanya hal apa yang harus ia lakukan sekarang. "Apa yang harus saya lakukan

ntuk memulai pekerjaannya. "Kamu tinggal pergi saja ke salah satu ruangan. Duduk dengan manis, kemudian menunggu sampai ada pria yang datan

ngerti dengan apa maksud dari ucapan madam Egeline padanya barusan. "Ba ... bagaimana jika yang d

an hal yang tidak perlu. Tentu saja hal itu tidak akan terjadi, karna yang bisa memasuki tempat ini hanyalah pria muda

orang yang dapat ia percayai. Lagi pula Erin sudah menerima uangnya, tidak ada alasan lagi baginya un

an lembut, segera pergi menuju ke salah satu ruanga

jub dengan kemewahan yang ada di dalam ruangan tersebut. Cahaya yang seolah memang sengaja di buat redup, hanya di terangi ol

s sofa yang empuk itu dengan manis dan tenang, menunggu dengan sabar, akan adanya pria yang datang ke d

a. Agar bisa membuat dirinya kembali normal, Erin pun berfikir untuk mencoba alkohol di depannya itu sedikit. Agar set

gah berada di dalam keadaan kritis, terbaring di rumah sakit dengan lemah pada saat ia tidak memiliki uang sep

img

Konten

img
  /  3
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY