img Balas Dendam Sang CEO  /  Bab 1 Renata, Si Wanita Penghibur | 0.88%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Balas Dendam Sang CEO

Balas Dendam Sang CEO

Penulis: Tiwie Sizo
img img img

Bab 1 Renata, Si Wanita Penghibur

Jumlah Kata:1243    |    Dirilis Pada: 19/05/2022

hingga isi di dalamnya menjadi sedikit berputar mengitari gelas, membuat aroma harum yang manis dan khas menguar sampai ke indra penciuman lelaki itu

ukannya salah orang. Memang aku yang memintamu untuk

anita penghibur yang sebelumnya memang sengaja dipesan Adnan untuk melayaninya malam ini. Dan sebenarnya, Adnan harus m

ibandingkan dengan para gadis belia. Apalagi dengan gaun malam berwarna merah marun yang saat ini tengah dikenakanny

karena tarifmu lumayan mahal?" tanya Adnan saat

butuh waktu agak lama baginya untuk meyakinkan diri jika lelaki yang akan menggunakan jasanya kali ini adalah Adnan,

ergetar. Dari sekian banyak lelaki, kenapa harus lelaki ini yang sekarang menjadi pelanggannya. Apakah ini sebuah kebetulan? Tapi melihat rau

ine di hadapan Renata saat ini memang sengaja menga

akan bertemu lagi setelah sekian lama," sahut Adnan sambil tersenyu

namun menggunakan kata tak disangka dalam kalimat yang diucapkannya barusan, seolah merek

hanya berdiri di s

hadapi. Dia tidak sedang bermimpi atau pun berhalusinasi. Lelaki yang menyewa jasanya malam ini adalah Adnan, s

laki itu. Renata sedikit menundukkan pandangannya, tak sanggup menatap wajah lelaki yang saat ini

ak ada bedanya dengan mereka semua, jadi tidak perlu tegang seperti itu," ujar Adnan sambil meletakkan gel

a justru semakin menunduk dengan mulut yang membisu. Sungguh tak disangka jika pada ak

aku punya uang yang cukup untuk membeli pelayananmu. Barusan aku sudah mentrans

mping perempuan itu. Tangannya terulur meraih dagu R

tentu saja aku akan memberimu t

dah yang dilontarkan Adnan barusan. Selama ini, dia tahu jika pekerjaannya adalah pekerjaan yang teramat sangat

bantah. Cengkramannya di dagu Renata semakin menguat saat perem

lakukan itu bersama mereka. Aku sudah membelimu untuk malam ini, jadi aku berhak mendapatkan pelayanan yang memuaskan!" Ad

Dia melihat kilatan kemarahan di mata Adnan, juga sorot mata penuh kebencian. Sepert

kembali menunduk, lalu menghela nafasnya sejenak. Setelah beberapa saat, barulah sekali lagi

ah berhasil menguasai dirinya. Dia bertanya dengan bahasa formal yan

a agak terkesiap melihat Renata yang sudah

saya bertanya, Anda suka permainan yang seperti apa?" ulang Renata lagi. Sekuat tenaga dia berusah

Entahlah, dia jadi merasa kesal melihat Renat

a kemampuanmu sebisa mungkin untuk membuatku pua

kembali beralih ke arah Adnan. Perempuan itu tak punya pilihan selain melakukan tug

Renata mendekatkan tubuhnya pada tubuh Adna

Renata hendak mendekatkan wajah

tah Adnan dengan suara yang

lam air yang dicampur dengan aroma terapi terlebih dahulu. Setelah berpakaian pun dia akan menggunakan parfum mahal, sehingga dari tubuhnya menguar aroma

mau mengambil resiko merasakan peluh lelaki lain di tubuhmu, jadi lebih baik kamu mandi dulu sampai tak ada aroma lelaki lain. Setelah itu, baru melayaniku." Adnan m

akukan padanya. Lelaki itu tiba-tiba muncul di hadapannya sebagai seorang pelan

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY