img Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian  /  Bab 4 Gosip  | 0.82%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Bab 4 Gosip
Jumlah Kata:747    |    Dirilis Pada:14/11/2022

Keesokan harinya.

Saat Becky terbangun, hari sudah menunjukkan pukul tujuh pagi, dia tidur terlalu banyak kemarin, jadi pagi ini seluruh tubuhnya terasa lemah.

Saat itu, Jessie kembali dengan membawa sarapan. Melihat Becky sudah bangun, dia berlari ke samping tempat tidurnya dan dengan cemas bertanya, "Bagaimana perasaanmu? Apa kamu merasa lebih baik?"

Becky menganggukkan kepalanya dan tersenyum kecil. "Ya, jauh lebih baik."

"Aku membawa makanan kesukaanmu. Mandilah terlebih dahulu. Kita akan pergi setelah sarapan. Cuaca di Negara Mauritius saat ini sempurna. Temanku ingin mengajakku ke sana. Ayo kita pergi bersama-sama."

"Di mana ponselku?"

Begitu Becky bangun, dia meraba-raba di sekitar tempat tidurnya untuk mencari ponselnya, tetapi dia tidak dapat menemukannya. Jessie pasti mengambilnya.

Jessie mengatupkan bibirnya dan bertanya, "Kenapa?"

"Berita mengenai diriku yang mendorong Berline pasti sudah tersebar di Internet sekarang, 'kan?" tanya Becky.

Becky sangat mengenal Jessie. Becky telah meninggalkan Keluarga Arsenio kemarin, tapi Jessie tidak menanyakan apa yang terjadi dan bahkan tidak menyebut-nyebut Keluarga Arsenio. Becky tahu bahwa apa yang terjadi pasti sudah tersebar di Internet.

"Kamu tidak perlu peduli dengan apa yang orang lain katakan. Mereka hanya mengikuti cerita secara membabi buta dan menarik kesimpulan sendiri sebelum mencari tahu kebenarannya!" Jessie mengalihkan pandangannya dari tatapan Becky dengan ekspresi bersalah.

Becky mengambil ponselnya dari Jessie dan tersenyum kecut. "Kalau begitu, apa yang kamu khawatirkan?"

Setelah itu, Becky terdiam untuk beberapa saat dan menambahkan, "Selain itu, aku sudah terbiasa dengan hal ini selama bertahun-tahun."

Memikirkan bagaimana Becky menghabiskan waktu selama tiga tahun penuh bersama Keluarga Arsenio membuat Jessie merasa sangat marah sampai-sampai wajahnya memucat. "Mereka adalah keluarga yang dipenuhi oleh orang-orang bodoh! Jika kamu tidak menghentikanku, aku pasti akan memaki mereka."

Becky hanya diam dan tidak menjawab. Dia sibuk membaca berita di ponselnya. Topik yang sedang hangat di Internet adalah berita bahwa dia telah mendorong Berline ke kolam renang pada saat perayaan pesta ulang tahun.

Semua orang mengutuk Becky dan mendukung Berline. Mereka semua mengira Becky adalah seorang wanita tak tahu malu yang menikah dengan anggota Keluarga Arsenio dengan cara yang licik.

Internet telah menggambarkan Becky sebagai seorang wanita yang kejam dan pendendam. Tampaknya Becky tidak menerima apa-apa selain celaan dan hinaan setelah dia dan Rory menikah.

Becky tersenyum kecut sambil melangkah pergi. "Aku akan mandi."

Jessie menatap Becky dengan ekspresi khawatir di wajahnya. "Becky, apa kamu baik-baik saja?"

"Aku baik-baik saja."

Jessi menghela napas. "Pergi dan mandilah. Lagi pula, kamu hanya akan memiliki energi untuk merasa sedih saat merasa kenyang."

Mendengar ini, Becky hanya bisa tersenyum tak berdaya.

Becky memang benar-benar merasa tidak nyaman, tetapi ini bukan pertama kalinya dia disakiti. Tidak peduli seberapa buruk perasaannya, dia selalu mampu mengendalikan dirinya sendiri.

Di masa lalu, dia seperti seorang anak kecil yang menunggu permen dengan penuh semangat. Setiap kegagalan untuk mendapat apa yang diinginkannya mengikis harapannya sampai tidak ada yang tersisa.

Air dingin yang mengalir membantu Becky menjernihkan pikirannya. Mengingat bagaimana Rory memaksanya untuk berlutut, dia tiba-tiba merasa ada sesuatu yang hancur dalam hatinya.

Tiga tahun telah berlalu dan pernikahan mereka tidak menghasilkan apa pun. Sudah waktunya untuk mengakhiri hubungan ini.

Jessie benar. Hanya saat dia merasa kenyang, dia baru bisa memiliki kekuatan untuk menangani masalah ini.

Becky dan Jessie sedang sarapan saat dua orang perawat melewati pintu bangsal mereka. Koridor rumah sakit itu sangat sepi. Meskipun para perawat berbicara dengan suara yang pelan, Becky dan Jessie bisa mendengar pembicaraan mereka dengan jelas.

"Berline yang malang. Becky itu sungguh wanita yang menyebalkan! Suami Berline telah meninggal dalam kecelakaan, dan sekarang satu-satunya bayi mereka juga meninggal!"

"Inilah sebabnya mengapa pria harus menikahi seorang wanita dari tingkat sosial yang sama. Becky terlahir di keluarga biasa, jadi dia mungkin merasa di atas angin karena dia bisa menikahi seorang pria kaya.

Namun, dia sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan Berline! Aku tidak tahu apa masalah Becky. Dia bahkan tidak bisa membiarkan seorang bayi hidup. Wanita itu benar-benar jahat."

"Becky, aku akan menghentikan ini. Para wanita jalang itu tidak melihat apa yang terjadi secara langsung, tapi mereka malah berani menggosipkanmu!" ucap Jessie dengan kesal.

Becky melirik ke arah pintu, dan dia berkata dengan ekspresi acuh tak acuh, "Biarkan saja mereka mengatakan apa yang mereka inginkan."

"Kenapa? Sejak kapan kamu menjadi orang yang mudah ditindas seperti ini?"

"Aku punya cara untuk membersihkan namaku." Becky mengedipkan mata pada temannya.

"Apa? Bagaimana?"

Becky membungkuk dan membisikkan sesuatu di telinga Jessie. Jessie tertegun untuk sementara waktu, kemudian dia mendecakkan lidahnya dan berkata setuju, "Ini baru Becky yang kukenal!"

"Bisakah kamu membantuku mengurus prosedur keluar dari rumah sakit? Aku harus pergi mengurus perceraian," kata Becky sambil tersenyum.

Sebelumnya              Selanjutnya
img
Konten
Bab 1 Dia Tidak Percaya padanya Bab 2 Hukuman Bab 3 Kita Bercerai Saja Bab 4 Gosip Bab 5 Perjanjian Perceraian Bab 6 Semua Ini Karena Rory Bab 7 Tidak Setia Seperti Seekor Anjing Bab 8 Wanita yang Terlalu Percaya Diri Bab 9 Kamu Pikir Kamu Siapa Bab 10 Apa Becky Gila
Bab 11 Perceraian Membuatnya Lebih Baik
Bab 12 Pertengkaran di Hotel
Bab 13 Pacar Baru
Bab 14 Summer Band
Bab 15 Wanita Idamanku
Bab 16 Kami
Bab 17 Tidak Bisa Berinteraksi
Bab 18 Dia Sama Sekali Tidak Peduli
Bab 19 Wanita Misterius yang Cantik
Bab 20 Kenapa Becky Ada di Sini
Bab 21 Senyum Becky
Bab 22 Sangat Murah
Bab 23 Mutiara dan Berlian
Bab 24 Menantikannya
Bab 25 Pembalasan yang Lemah
Bab 26 Tulus Atau Tidak
Bab 27 Di Antah Berantah
Bab 28 Jangan Sakiti Aku
Bab 29 Mata dibalas Mata
Bab 30 Balas Dendam
Bab 31 Membayarnya Seratus Kali Lipat
Bab 32 Berlutut
Bab 33 Keberanian
Bab 34 Katakan Sesuatu yang Baik
Bab 35 Membeli Mobil
Bab 36 Masa lalu yang Indah
Bab 37 Summer Band Beraksi Kembali
Bab 38 Sebuket Mawar
Bab 39 Bagiku, Dia Sudah Mati
Bab 40 Pengagum Becky
Bab 41 Kebuntuan
Bab 42 Tidak Tertarik
Bab 43 Bukankah Dia Berkata Dia Tidak Bisa Menari
Bab 44 Anjing Gila
Bab 45 Bukan Urusanku
Bab 46 Uang Adalah Prioritas
Bab 47 Jangan Jatuh Cinta Karena Penampilannya
Bab 48 Pujian yang Tinggi
Bab 49 Seorang Bajingan
Bab 50 Ingin Bertaruh
Bab 51 Apa Hebatnya Keluarga Arsenio
Bab 52 Kamu Memang Jenius
Bab 53 Apa Becky Jatuh Cinta pada Devin
Bab 54 Lelang
Bab 55 Calon Pacar
Bab 56 Berapa Banyak yang Kamu Inginkan
Bab 57 Dunia ini Benar-Benar Sangat Sempit
Bab 58 Bersenang-Senang dengan Pria Seksi
Bab 59 Kylan Salvino
Bab 60 Calon Istriku
Bab 61 Suasana Hati yang Baik Hancur
Bab 62 Cemburu
Bab 63 Apa Kamu Sedang Mengancamku
Bab 64 Apa Kamu Menungguku
Bab 65 Menemanimu
Bab 66 Menangislah Jika Kamu Sedih
Bab 67 Pemikat Wanita
Bab 68 Apa Becky Begitu Kekurangan Pria
Bab 69 Hari yang Sial
Bab 70 Mereka Setara
Bab 71 Siapa Pria Itu
Bab 72 Sugar Daddy
Bab 73 Siapa yang Melakukan ini
Bab 74 Janji
Bab 75 Siapa Pria Itu
Bab 76 Dua Triliun
Bab 77 Mimpi Apa
Bab 78 Aku Akan Mengajarimu Cara Meminta Maaf
Bab 79 Beraninya Mereka
Bab 80 Tidak Sebodoh Itu
Bab 81 Apa Orang Tuamu Tidak Mengajarimu Sopan Santun
Bab 82 Putri Kesayangan Steve
Bab 83 Tiga Hal
Bab 84 Kamu Berbohong
Bab 85 Buta
Bab 86 Penghinaan
Bab 87 Kita Tidak Mampu Menyinggung Mereka
Bab 88 Permintaan Maaf
Bab 89 Aku Tidak Tahu
Bab 90 Devin Mencintaimu
Bab 91 Cinta Murahan yang Tidak Berharga
Bab 92 Sesuatu yang Berarti
Bab 93 Prinsip
Bab 94 Sampah
Bab 95 Kamu Berutang Sesuatu Padaku
Bab 96 Menjadi Posesif
Bab 97 Apa Kamu Kecewa
Bab 98 Devin Serius
Bab 99 Waktunya Merespon dengan Baik
Bab 100 Aku akan Menanganinya
img
  /  5
img
img
img
img