/0/15642/coverbig.jpg?v=bae564930038a01bde1690b66bd7477b)
Berawal dari seorang pasangan suami istri yang saling mencintai, Danil adalah seorang pembisnis terkenal dan kaya, begitupun dengan istrinya yang sangat ambis dalam bekerja mereka sama-sama pekerja keras. Suatu hari karin istri danil mencarikan lagi pembantu atau ART supaya bisa melayani suaminya dan membereskan pekerjaan rumah, karena karin sangat sibuk dengan pekerjaannya. Tetapi hal itu malah menjadi mala petaka bagi pernikahan Mereka. Apakah yang terjadi pada keluarganya? apakah ART tersebut membawa bencana pada Keluarga Danil Dan Karin? Cover by : Pixabay
Daniel sedang duduk sambil meminum kopi di meja makan dia sengaja malam-malam masih belum tidur karena dia menunggu istrinya yang belum pulang.
"Mbakk Rini sini sebentar," ucap Daniel.
"Nggeh Tuan ada apa?" Tanya Rini.
"Bisakah kamu mencarikan pembantu baru buat disini, saya kesian melihat kamu harus melakukan segala hal sendiri," ucap Daniel ya memang dia juga tidak tega dan kasihan dengan Rini dia pasti sangat lelah sekali membiarkan satu rumah yang besar dan memasak.
Dan lagi Rini Bekerjanya sangat lambat sekarang, mungkin banyak pekerjaan yang Rini pegang.
"Tapi Tuan? Bukankah kata ibu Karin jangan mencari pembantu terlebih dulu?" Ucap Rini.
"Sudah Kamu jangan terlalu ikut campur dengan urusan ku, untuk itu biarkan saja aku yang mengurusnya, dan saya tidak mau tau paling lambat minggu depan harus sudah ada!" perintah Daniel pada Rini dan dia pun mengangguk setuju.
1 minggu kemudian.
Suara ayam berbunyi membangunkan semua seisi rumah yang sangat mewah dan megah sekali, sekarang memasuki pukul 05:00 pagi.
"Hoaammmmmm jam berapa ini?" gumam wanita yang berparas cantik nan seksi, dia bernama karin viona elster, dia adalah seorang istri dari Daniel andra elster, mereka sudah menikah cukup lama, hanya saja mereka belum di karuniai anak sampai sekarang.
Karin bangun dari tidurnya bergegas untuk sholat subuh, dan setelah itu dia akan mandi bersiap-siap berangkat kerja,
"Mbak mbak," panggil Karin. Karin yang berjalan turun dari tangga kamarnya menuju dapur sambil memanggil mbak Rini.
"Iya buuuu," jawab Rini yang langsung dengan sigap mendekati Karin yang memanggilnya.
"Kamu masak cumi ya sekarang buat mas Daniel," Perintah Karin pada Mbak Rini.
"Mohon maaf buk cuminya habis, saya belum sempat kepasar soalnya saya sibuk dengan pekerjaan rumah buk," ucap Rini meminta maaf.
"Hah?? Buat beef aja kalo gitu," ucap Karin lagi.
"Maaf bu, semuanya kosong saya belum belanja, tadinya saya akan belanja sekarang, hanya saja pekerjaan rumah belum beres semuanya buk," jawab Rini yang sangat merasa bersalah sekali pada Karin.
"Hmm yaudah gapapa, kamu masak seadanya aja ya bahan-bahannya, biar suami saya bisa sarapan di rumah," ucap Karin pada Rini.
"Baik bu," jawab Rini mengangguk dan langsung berjalan ke dapur.
"Massss, aku berangkat kerja dulu ya sayang, kamu cepet bangun ini sudah siang, untuk sarapan aku nanti kasih tau sama mbok rini ya mas, dan aku juga nanti bakal sarapan di jalan, kamu tidak usah khawatir sayang," ucap Karin.
Karinpun berangkat kerja, tinggalah Danil sendiri di kamarnya, sambil bengong melihat sekeliling kamarnya.
"Kenapa makin kesini gue merasa jenuh dengan pernikahan ini?" Tanya Daniel pada dirinya sendiri, Danil merasa hari-harinya semakin tidak jelas, dia menginginkan rumah tangganya seperti dulu.
"Ahhh sudahlah mungkin perasaan gue saja yang sedang mumet di kantor jadinya kaya gini," gumam Danil yang langsung berdiri dan menghempaskan semua pikiran-pikiran jeleknya tentang rumah tangganya.
Danil bergegas mandi, hari ini Danil berniat tidak akan berangkat kerja, karena sepertinya dia sedang tidak enak badan, semalam Daniel sudah lembur dari kerjanya, banyak sekali pekerjaan tadi Malam yang harus dia kerjakan.
"Duhhh laper banget nih perutku mulai keroncongan," ucap Danil, yang berjalan kebawah untuk makan kebeteluan Rini Sedang menyiapkan makanannya.
"Masak apa mbak?" Tanya Danil.
"Rendang Tuan," jawa Rini menunduk.
"Rendang? Bukannya tadi kata ibu, akan membuat Cumi?" Tanya Danil yang sedikit kecewa.
"Mohon maaf tuan, bahan makanannya semua sudah habis, tinggal ini saja yang tersisa, dan awalnya tadi saya akan berangkat ke supermarket untuk belanja kebutuhan dapur, tapi sepertinya tidak akan sempat, ucap Ibu tadi, jadinya saya hanya memasak ini saja," ucap Rini yang menjelaskan dan meminta maaf pada Daniel.
"Ya sudah tidak apa, kamu bisa belanja sekarang ke supermarket, kamu di antar pa sapri yah, jangan sendirian," perintah Danil pada Rini.
"Baik tuan, permisi," ucap Rini Yang berjalan menjauhi meja makan.
Danilpun langsung makan karena dia sangat Laper sekali, walaupun Danil sedikit kecewa.
"Rini!!!" Panggil Daniel.
"Kapan Art baru akan datang?" Tanya Daniel.
"Sepertinya agak siangan tuan," jawab Rini, Danielpun mengangguk.
Daniel menanyakan hal itu karena tadi malam Rini berbicara pada Daniel bahwa dia sudah menemukan pembantu baru dan besok siang akan datang kerumah.
Saat Daniel sedang sarapan tiba-tiba bel berbunyi dan itu langsung berdiri dan langsung membukakan pintu tersebut.
"Maaf dengan siapa?" Tanya Daniel yang kaget karena di depannya sekarang adalah perempuan yang masih sangat muda dan badannya sangat ideal, membuat orang yang melihatnya pasti akan Terkesima.
"Saya Nadira, saya disuruh Mbak Rini untuk bekerja di sini," Ucap wanita tersebut yang sangat polos.
"Ohh jadi kamu pembantu baru, oke kenalkan saya Daniel," Danielpun langsung mengajak Nadira masuk ke dalam ruma, dia memperkenalkan sekeliling rumah dan menjelaskan apa saja pekerjaan yang harus dia lakukan selebihnya Rini yang akan memberitahunya.
****
Calingg.... suara dering telepon berbunyi di handphone Daniel dia langsung mengangkat telepon tersebut.
"Hallo ya ada apa?" Tanya Daniel.
"......"
"Apa!!!! Oke kamu selalu tempatnya aku akan langsung berangkat ke sana," Daniel sangat panik.
Danielpun pun langsung bergegas berangkat, setelah beberapa menit kemudian akhirnya Danielpun sampai di rumah sakit.
"Sayang kamu kenapa?" Tanya Daniel yang langsung duduk di samping ranjang kasur rumah sakit.
"Masss, kok kamu di sini Kenapa kamu bisa tahu kalau aku di sini?" tanya Karin.
"Itu tidak penting!!! Yuk kita pulang kerumah sekarang biar aku yang urus kamu," ucap Daniel.
Dan Karinpun tidak menolak Mereka pun pulang ke rumah, setelah beberapa menit dalam perjalanan akhirnya mereka pun sampai dan Karin langsung masuk ke kamar.
"Mbak!!!!! Tolong buatin air hangat dan bubur," ucap Daniel berteriak.
****
Tok...tok...
Pintupun terbuka.
"Sini bawa kesini saja," ucap Daniel, menyuruh pembantu baru tersebut masuk ke dalam kamar.
"Siapa Dia Mas?" Tanya Karin yang kaget Kenapa tiba-tiba ada pembantu baru di rumahnya, tanpa memberitahu dan berdiskusi terlebih dulu dengan Karin.
"Dia Art baru disini, karena aku merasa kasihan dengan Rini, aku juga menyuruh Rini untuk mencarikan pembantu baru dan dialah pembantu barunya," jawab Daniel dengan kaget.
Karin seperti tidak suka dengan keputusan Daniel.
"Perkenalkan buk, saya Nadira pembantu baru di sini salam kenal Bu," ucap Dira dengan sangat sopan dan menunduk.
"Oke," jawab Karin dengan sangat ketus, dia pun menyuruh Dira langsung keluar dari kamar tersebut.
"Kenapa Mas? Kok bisa, kamu mengambil keputusan tanpa berdiskusi dulu bersamaku?" Tanya Karin dengan sangat marah sekali.
"Bagaimana aku bisa berdiskusi denganmu sedangkan kamu sangat sibuk sekali dengan pekerjaanmu, jadi lebih baik aku mengambil keputusan sendiri!!! Dan aku kira kamu tidak terganggu dengan keputusanku, karena kamu sekarang sudah tidak mempedulikan tentang semuanya Karin!!" Ucap Daniel dengan sangat tega, karena dia pun sudah sangat jenuh dengan sifat-sifat Karin yang sekarang, Karin sudah tidak memperdulikan Lagi dengan Daniel, padahal Daniel sangat ingin di perhatikan dan di layani selayaknya suami, Daniel membutuhkan semua itu.
Suamiku ternyata tidak mencintaiku, Dan dia memilih untuk kembali lagi bersama mantannya dulu, dan lebih menyakitkan untukku, ternyata Suamiku Tidak Mencintaiku, selama ini dia hanya berpura-pura!! "Jika dari awal tujuanmu bukan aku mas, kenapa harus aku yang kamu bawa sejauh ini!!" Ucap Riana sambil menangis. Cover by : pixabay
Sindy dan Dian saling mengenal sudah lama tetapi Meraka sama sama Mempunyai suami dan istri, tak lama kemudian suami Sindy meninggal, tiba-tiba Dian mendekati Sindy mereka sering menikmati malam bersama, ternyata sebelum suaminya meninggal mereka berselingkuh karena pesona sindy yang membuat Dian semakin ingin mendekati Sindy. Bagaimana reaksi istri Dian dan keluarga dari suami Sindy ketika mengetahui nya, dan bagaimana kelanjutan perselingkuhan mereka dan memperjuangkan hubungan gelapnya apakah Sindy akan menjadi Istri kedua!! Cover by: pixabay
Berawal Dari wanita yang sangat baik dia merupan calon ahli waris Karena dia merupakan anak tunggal kaya raya. Sewaktu-waktu Viona di pertemukan dengan anak dari rekan bisnis orang tuanya, setelah beberapa kali pertemuan merekapun akhirnya di jodohkan dan menikah keduanyapun menyetujui. Pada awal menikah semua baik-baik saja, namun setelah beberapa bulan sisi gelap david terbuka, dia ternyatamempunyai wanita simpanan sejak dari awal mereka menikah, dan davidpun mengakui Bahwa dia belum putus dari pacarnya, dan dia juga mengakui bahwa david bersedia menikah karena dia di paksa oleh orang tuanya, dan ingin perusahaannya semakin besar dan maju jika dia mau di jodohkan dengan Viona. "Seharusnya kamu bilang dari Awal!! Bukan pernikahan seperti ini yang aku IMPIKAN!! aku kira kamu benar-benar mencintaiku!! hiksss hiks," Ucap viona sambil menangis. Cover by : pixabay
Karena sebuah kesepakatan, dia mengandung anak orang asing. Dia kemudian menjadi istri dari seorang pria yang dijodohkan dengannya sejak mereka masih bayi. Pada awalnya, dia mengira itu hanya kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, namun akhirnya, rasa sayang yang tak terduga tumbuh di antara mereka. Saat dia hamil 10 bulan, dia menyerahkan surat cerai dan dia akhirnya menyadari kesalahannya. Kemudian, dia berkata, "Istriku, tolong kembalilah padaku. Kamu adalah orang yang selalu aku cintai."
Novel Ena-Ena 21+ ini berisi kumpulan cerpen romantis terdiri dari berbagai pengalaman romantis dari berbagai latar belakang profesi yang ada seperti CEO, Janda, Duda, Mertua, Menantu, Satpam, Tentara, Dokter, Pengusaha dan lain-lain. Semua cerpen romantis yang ada pada novel ini sangat menarik untuk disimak dan diikuti jalan ceritanya sehingga bisa sangat memuaskan fantasi para pembacanya. Selamat membaca dan selamat menikmati!
WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) Di balik seragam sekolah menengah dan hobinya bermain basket, Julian menyimpan gejolak hasrat yang tak terduga. Ketertarikannya pada Tante Namira, pemilik rental PlayStation yang menjadi tempat pelariannya, bukan lagi sekadar kekaguman. Aura menggoda Tante Namira, dengan lekuk tubuh yang menantang dan tatapan yang menyimpan misteri, selalu berhasil membuat jantung Julian berdebar kencang. Sebuah siang yang sepi di rental PS menjadi titik balik. Permintaan sederhana dari Tante Namira untuk memijat punggung yang pegal membuka gerbang menuju dunia yang selama ini hanya berani dibayangkannya. Sentuhan pertama yang canggung, desahan pelan yang menggelitik, dan aroma tubuh Tante Namira yang memabukkan, semuanya berpadu menjadi ledakan hasrat yang tak tertahankan. Malam itu, batas usia dan norma sosial runtuh dalam sebuah pertemuan intim yang membakar. Namun, petualangan Julian tidak berhenti di sana. Pengalaman pertamanya dengan Tante Namira bagaikan api yang menyulut dahaga akan sensasi terlarang. Seolah alam semesta berkonspirasi, Julian menemukan dirinya terjerat dalam jaring-jaring kenikmatan terlarang dengan sosok-sosok wanita yang jauh lebih dewasa dan memiliki daya pikatnya masing-masing. Mulai dari sentuhan penuh dominasi di ruang kelas, bisikan menggoda di tengah malam, hingga kehangatan ranjang seorang perawat yang merawatnya, Julian menjelajahi setiap tikungan hasrat dengan keberanian yang mencengangkan. Setiap pertemuan adalah babak baru, menguji batas moral dan membuka tabir rahasia tersembunyi di balik sosok-sosok yang selama ini dianggapnya biasa. Ia terombang-ambing antara rasa bersalah dan kenikmatan yang memabukkan, terperangkap dalam pusaran gairah terlarang yang semakin menghanyutkannya. Lalu, bagaimana Julian akan menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan beraninya? Akankah ia terus menari di tepi jurang, mempermainkan api hasrat yang bisa membakarnya kapan saja? Dan rahasia apa saja yang akan terungkap seiring berjalannya petualangan cintanya yang penuh dosa ini?
Yuvina, pewaris sah yang telah lama terlupakan, kembali ke keluarganya, mencurahkan isi hatinya untuk memenangkan hati mereka. Namun, dia harus melepaskan identitasnya, prestasi akademisnya, dan karya kreatifnya kepada saudara perempuan angkatnya. Sebagai imbalan atas pengorbanannya, dia tidak menemukan kehangatan, hanya pengabaian yang lebih dalam. Dengan tegas, Yuvina bersumpah akan memutus semua ikatan emosional. Berubah, dia sekarang berdiri sebagai ahli seni bela diri, mahir dalam delapan bahasa, seorang ahli medis yang terhormat, dan seorang desainer terkenal. Dengan tekad yang baru ditemukan, dia menyatakan, "Mulai hari ini dan seterusnya, tidak ada seorang pun di keluarga ini yang boleh menyinggungku."
Novel Cinta dan Gairah 21+ ini berisi kumpulan cerpen romantis terdiri dari berbagai pengalaman romantis dari berbagai latar belakang profesi yang ada seperti ibu rumah tangga, mahasiswa, CEO, kuli bangunan, manager, para suami dan lain-lain .Semua cerpen romantis yang ada pada novel ini sangat menarik untuk disimak dan diikuti jalan ceritanya sehingga bisa sangat memuaskan fantasi para pembacanya. Selamat membaca dan selamat menikmati!
Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat. Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari. Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin.