img Unexpected Feeling  /  Bab 1 Orientasi | 0.85%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Penulis: nura0484
img img img

Bab 1 Orientasi

Jumlah Kata:947    |    Dirilis Pada: 05/03/2023

hat ketemu saya di

nya. Mengalihkan kembali pandangan ke depan dan mencoba fokus tapi tetap saja memikirk

pa?" bisi

ti jangan lupa kesana." Mita m

ja yang penting. Mendengarkan semuanya tanpa ada yang terlewatkan, menjel

ng kesehatan," ucap

cap Indira sambil me

a, salah satu mahasiswi baru

e kantin,"

ia menata

ntin aja. Aku nitip minum sama roti

intu sedangkan kedua temannya melanjutkan langkahnya menuju kantin. Indira

anya salah satu

pria yang tadi memanggil Indira

dengan pikirannya masih bertanya-tanya tentang apa kesalahan yang baru saja dirinya lakukan sampai-sampai ha

anggil?" Indira langsung menggelengkan kepalanya "Kamu tidak m

na sekarang. Fakultas psikologi, orang-orang yang berada disini pastinya belajar membaca bahasa tub

a senior kamu terlalu membosankan samp

ak." Indira lang

al

Indira memberikan alasa

epalanya "Kamu beruntung karena saya yang

ndukkan kepalanya merasa

ggelengkan kepalanya "Fajar Putra Mardani p

kkan kepalanya masih tidak be

sih hukuman

patkan hukuman di hari pertamanya masuk perguruan tinggi. Menatap Fajar dengan harapan

u hukumannya?

m kecil terlihat di bibir Fajar membuat Indira menatap terkejut. Menggelengkan

lagi yang diangguki Indira "Saya nggak tahu ka

um, kak." Indira

ntong plastik yang diberikan Fajar. Tatapan mereka bertemu, Fajar seakan memberitahukan Indi

ukkan kantong plastik yang ada di tangan In

aku makan setelah ini." In

baik kamu istirahat dulu masalah hu

ndira menangga

emperhatikan orang berbicara didepan tapi kenapa hanya dirinya saja yang dipanggil. Menggel

dan mereka akan melakukan jamaah. Melihat itu membuat Indira langsung menggunakan mukena dan bergabung bersama, setelah

engambil tempat duduk disamping Ind

etemu anak-anaknya ya

langsung mengambil catatan dan memperlihatkan pada Lia "Shi

ucap Indira langsu

an dua bungkus roti. Lia sendiri masih setia duduk disamping Indira dengan

uka suara membuat Indira menatap kearahnya "Tadi m

hu salahnya apa mungkin lagi apes aja."

senior semua sama. Tampan atau tidak bukan utama dirinya mencari pas

menatap kearahnya "Tio, kita satu kelompok

u siapa saja?" Indira l

m. Kita ketemu di gazebo ya nanti."

banyak anak disini. Menatap sekitar dan ruangan terisi penuh, tampaknya yang keterima

ibanding tahun sebelumnya," ucap Lia seakan paham dengan y

kenal sama

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY