img Benci Bila Harus Mencinta  /  Bab 6 Malam Kelam | 4.51%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Malam Kelam

Jumlah Kata:1156    |    Dirilis Pada: 23/02/2024

memasuki rumah mewahnya, sementara Viona tercengang se

R

a Viona masih menatap rumah megah

Viona masih terbingung, b

ra. Ini rumah saya!

ayo turun

i rumah kamu,"

? Kalau ini benar rumah say

ha ... kau bercanda? Sudah akui saja kalau kamu itu hanya sop

ria sudah habis kesabar

tau tidak?" ucap

enar rumah sa

rumah siapa?" ini aku kenal

pemilik rumah ini!" ucap Satria b

k pak Satria Nusan

" sahut Satria sambil m

uda kamu, kalau tidak salah pak Satria itu

terbelalak, bahwa dia

gadis gila!" ucap S

ui Satria, ia mengabaikan tuan m

ucapan Viona, kemudian ia mengambil ponsel disaku, mengambil foto s

erti umur kepala lima kok, wah pelecehan ini," g

kemudian pelayanan di rumah Satria membukak

i kami dahulu, Jika akan datang kemari," sambut d

ya, ia menolak kenyataan, yan

biasa, hahaha ... kenapa kalian tidak main fil

. Ingin rasanya memarahinya. Namun Satria tah

i mentertawakan

erpotong oleh Viona, yan

engusirmu, begit

an ketinggian, nanti jatuhnya sakit loh!"

itu, berubah memerah menatap tajam pada

Lantaran baru kali ini mereka melihat, perempuan yang b

Satria yang h

kkan kepalanya, lantaran takut pada bo

denganku? Jika memang begitu s

akkan dari Satria, tapi dia masih belum percay

hlah jangan bersandiwara lag

ki-laki yang kini sedang terlihat marah, memang benar-benar Sa

emilik rumah ini sekaligus bos kami," ucap pelayan gu

asuki rumahnya, di ikuti oleh

ran besar. Di mana, di sana terlihat kakek-kakek yang dia sangkanya adalah Satria Nusantara

telah mengetahui pria yang sedang bersam

aku, dia memang Satria Nusant

sekarang!" ucap Satria

aku," ucap Viona menggaruk

nji akan membantuku," ucapnya ya

ldi kau salah besar telah membuang gadis

ar Satria Nusantara, aku tidak salah

Teressa Antonio," ucapnya

tu tegar, pemberani. Ternyata dia anak da

ahu siapa dirimu, jadi untuk apa aku berjabat tangan

dasar pria arogan," u

an tangan, sambil menaiki anak tangga, menun

di situ! apa kau tidak ingin

pikir, jika ia akan tidur

mau jika tidur satu kamar denga

i nona, siapa juga yang ter

enyusul Satria yang sudah berdi

lauan, lantaran Aldi tidak ingin tidur satu

ia mengambil peralatan tidur di k

Al?" tanya Veron

jawab Aldi dingin, lalu keluar dari kamarny

ersamaku, kita habiskan malam pertama kita bersama," ucap Veronic

annya denganmu, kau bukan seleraku!"

E

menghabiskan malam pertama bersamanya, matanya m

dengan cara seperti ini, tidak bisakah

bercucuran, menyapu ber

Suara V

pannya, ia menangis darah di malam yang seharusnya berbahagia

igura foto Aldi dan Viona seolah sedang tersenyum remeh

h Veronica, meringkuk memeluk lututnya, di kamar. Hanya bertemankan se

mendengar, suara gaduh yang di cip

ahi pipi, kemudian ia bangkit mengambil minuman beralkohol di dalam lemari

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY