img Kepentok Cinta Sang Idol  /  Bab 1 1. Awal Bertemu | 2.22%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Kepentok Cinta Sang Idol

Kepentok Cinta Sang Idol

Penulis: MRS LEE
img img img

Bab 1 1. Awal Bertemu

Jumlah Kata:1839    |    Dirilis Pada: 01/03/2024

Entertainment. Agency ini adalah salah satu perusahaan hiburan Seoul-Korea Selatan yang dibentuk oleh Robert Chan. Di sana terdapat beberapa artis

uara emas sejak kecil dan juga dirinya sering disorot di televisi sejak ber

ntang music. Wajahnya juga terlihat tampan dan mempunyai

luki penggemarnya dengan Raja Beruang,

Ta

ampai-sampai dia merasakan kalau dirinya ini sendirian saja di bandara ini. Pad

ang sana. Sontak membuat Benard menoleh ke belakang, ternyata

nar

enyamarannya sepertin

ari saja dari serbuan dari penggema

ih?" gumamnya, dirinya langsung berla

enurutnya sangat berlebihan. Dari menguntit ke dormnya sam

k Ronald spontan, melihat Benar

ikatakan Ronald barusan, dia terus mencari c

*

serta berambut pendek itu melangkah keluar dari restoran set

g pria tampan di seberang sana dengan berpakaian ter

ternyata sedang dikejar sama kerumu

kalau semua perempuan itu adalah kekasih atau mantan pria itu.

adis itu menggelengkan kepalanya unt

bahunya, karena itu juga bukan masalahnya ju

a. Dan masih berlarian karena menghindar

adis yang sedang berjalan. Matanya membu

ng pria tersebut den

t ketika pria itu sudah akan dekat dengann

uk

" pek

gis kecil, sambil mengusap pantatnya y

ya!" omel Adara dengan nada cepat, sambil berdiri pelan. Padahal tadi dia

idak punya

dikejar tadi.

au harus bert

! Ta

nar

emarnya memanggil namanya. Sontak pria itu menoleh

ia tersebut, lalu menatap Adara yang kini

a untuk bersembunyi dari serbuan wartawan dan p

k!" Adara terus memberontak, namun nihi

ang!" lanjutnya, seseka

berlari. Adara yang tadinya memberontak k

a masih mengik

dara sambil melirik pria yang lari bers

. Nama, alamat, ah sudahlah mungk

a. Nafas mereka tidak beraturan, terlihat sangat jelas wajah kelelahan apalagi Ad

nunduk sekilas dengan nada polosnya. Adara melirik

pas

Napas pria tersebut tersenggal-senggal.

tu saja?" Adara asal bicara begitu saat saat mendengar permint

cingkan mat

hamil juga kan? Untuk apa aku harus bertanggung jawab!

kan matanya de

wajahnya, dan topi yang dikenakan. Karena m

ontak shock saat

erdiam sepertinya dia pernah melihat wajah ini? Tetapi dimana. Sedari tadi

k!?" ucapnya dengan

mukul kening Ada

ws

au pikirkan

h satu penggemarku yang--" ucap Benard sambil menunjuk kening Ada

u menunjuk kening mulusnya, lalu dia m

mendengar perkataanmu tadi," ucap A

g menahan pipinya dengan jari telunj

tul

ya lagi, ketika Benard

dak terima ketika Pria i

anpa disadari dia mendekat kearah Ben

anya. "Mau apa? Benar kan perkataanku?" tebak Benar

a

k Benard menjerit kesakitan saat k

mpu

? Heum?" tanya Adara sambil

epan dadanya. Dia mena

h mendekatinya. Dia sangat gemas dengan gadis ini, tidak

embuat gadis itu membulatkan matanya ketika Benard mendekatkan wajahnya. Tangan

a shock melihat pria tersebut mendekatinya tanpa alasa

dia sangat panik dan juga bingung harus melakukan apa. Tubuhnya sudah terpojok

, dia berpikir aneh-aneh

amping kepalanya. Wajah Benard sudah

orang sasaeng yang menyamar?" Ben

n kepalanya dengan polos. Tidak hanya itu saja, dia juga m

ious? Jangan

ang sudah gila

bodoh di depanku

bercanda,

n tidak me

.

bentar.

ia melihat wajah Benard dengan jelas. Ia masih ingat waktu pertama k

a Garuda bukan?! Kau sud

wanita ini. Dia tidak mengerti apa yang dikatakan oleh

d dia? ba

njuk-nunjuk wajah Benard, benard tidak mer

ucap Benard dengan desisan, sesekali mel

nesia atau ba

u salah orang,

hela nafasnya dengan lega, lalu memutarkan bola matanya dengan jen

ak mau kalah, karena ia benar-benar pernah melihat pria ini di kantor yang pernah ia masuki,

u tidak pernah bertemu denganmu," ucap Benard, diiringi dengan se

os, pipinya digemb

in ih!" sorot mata Adara masih ke arah punggun

amanya?"

ergeletak tidak jauh dari tempat tadi, dia menautkan alis

mengambil dan mengecek isi

Adara mau berteriak. Namun nihil, pria sudah terlalu jauh. Adara berdecak

*

tersebut. Bukan hanya ATM dan juga tanda pengenalnya

pria tadi? Hish, beda sekal

bunya dari luar, menata makanan y

pan dompet tersebut di laci kamarnya,

jalanan heum?" tanya Ibu Lastri selaku

Tidak Ibu, Adara tadi menunggu pesanan. Ramai di sana, mau tidak mau y

aimana dengan pekerjaanmu heum? Apa dite

nya. "Tidak, Aku tidak diterima di sana,

kekeh melihat tingkah

dong, semangat! Mungkin

kkan kepalanya.

yanginya. Meskipun Ibu Lastri adalah bukan Ibu kandungnya.

aku, terimakasih Ibu. Pan

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY