img Penyesalan yang Terlambat  /  Bab 3 Nyonya Keluarga Gunardi yang Sesungguhnya | 1.58%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 Nyonya Keluarga Gunardi yang Sesungguhnya

Jumlah Kata:936    |    Dirilis Pada: 09/05/2025

an untuk mengejar ketertinggalan tidur di

hampir tidak bergerak, Kristin bahkan mengol

epon tiba-tiba, meminta kehad

alik panggilan itu-tidak diragu

ncurigai sesuatu

berpengaruh, baru-baru ini menjadi buta setelah mengalami cedera kepala parah. Keluarga tersebut telah kehabisan pilihan

secara pribadi. Nenek Dian adalah satu-satunya yang tahu iden

ian bersumpah tidak akan pernah meng

tikan saja Keluarga Gunardi tida

-hati," jawab Ela

ngan tegas, "Kamu tidak akan bertemu

gil tim kecantikan pribadinya. "Misi k

ma sinar matahari. Kulitnya bercahaya, wajahnya berseri-seri, dan rasa lelah yang telah meredupkan

riasan minimal tetapi tetap bersel

u, "Kurnia pasti sangat buta sampai menukar

ga Gunardi yang dikemudikan o

ertugas, datang secara pribadi untuk menemaninya

pengenalan tiba-tiba muncul. "Nona Elara?" Dia tersendat-

di Mansion Gunardi, dan Anwar segera ke

Monika bergegas maju, ekspresinya l

Monika telah dengan cermat menata rambutn

Hal terakhir yang dia duga adalah se

rti itu, siapa lagi yang bisa meniru

akan matamu." Nada bicara Elara sopa

a dengan tak percaya, kecemburuan tampak je

n mendekat. Kurnia melangkah kelua

pada Elara, dia tiba-tiba be

isa berubah begitu menakjubkan? Wanita itu m

ya. "Itu mantan istrimu, 'kan?" ucapnya dengan nada lembut. "Karena kita sudah bertemu dengannya, sebaikn

h tajam daripada tamparan-bertindak seolah-olah dialah

i mana kamu mendapatkan uang untuk berdandan seperti ini? Apakah kam

perhatian yang tidak perlu. Melihat Elara dengan mudahny

tlah dirimu, berpakaian seperti gelandangan. Mencoba

g maju, cakarnya meraih gaun

"Nona Monika, tolong! Ada tamu terhormat hari ini-ini bukan

nika berteriak dengan marah, "Ak

n Monika. Dengan percaya diri yang dingin, dia menjawab, "Teruslah ma

amannya terhenti di tenggorokannya, digantikan o

e arah Emilia, berpura-pura rentan. "Kak Emilia, tolong lindun

ta "keluarga", dengan tuj

olah sedang menghibur seorang anak. "Oke. Tidak akan

ian dan Nyonya Evelyn? Sejak kapan oran

milia menj

kenal. Bagaimana wanita itu bisa me

rada di sini!" Beralih ke Kurnia, dia berkata, "Apakah kamu mendengar apa yang dikata

kan saja. Elara tidak memiliki orang tua yang mengajarinya sopan sa

atas, jelas kesal de

l Elara. Di matanya, toleransi lembut E

in ke arah Elara. Suaranya tajam saat berkata, "Jika kamu pikir membuat masalah akan mena

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY