Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Penghinaan Saudari Tiri, Dusta Kekasih

Penghinaan Saudari Tiri, Dusta Kekasih

Penulis: Gavin
img img img

Bab 1

Jumlah Kata:1245    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

main biola penerima beasiswa, akhirnya merasa memiliki tempat. Terlebih lagi, di sisiku ada Bi

yala. Menayangkan sebuah video yang sangat pribadi-sebuah adegan di kamar tidur-untuk disa

ya menjadi sandaranku, lenyap tanpa jejak. Beberapa saat kemudian, aku menemukannya, sedang tertawa puas bersama Safira,

siksaan yang tak terbayangkan: air cabai membakar tenggorokanku, kilatan kamera mengabadikan ketakutanku, dan sebuah besi panas membekaska

galkanku hancur dan ditandai, bahkan menginginkan aku musnah. Rahasia kelam apa yang mendor

up. Aku akan menghilang dari dunianya, dengan caraku sendiri. Membalikkan punggung dari keh

a

sa pekat, campuran antara parfum mahal, alunan samar orkest

litnya yang usang tampak kontras dengan gaun-gau

g seharusnya merayakan musik, tetapi bagi Anindya, malam ini

easiswa terasa seperti sebuah

i sampingnya, tangannya bersandar ringan di punggungny

luarga yang namanya terukir di gedung-gedung. Dan entah bagai

selembut sampanye yang mengalir be

inya. Tapi kemudian ia melihat kakak tirinya, S

kebenciannya pada Anindya. Mata mereka bertemu, dan bibir Safira sedikit melen

ga pada putrinya, tidak menyadari atau tidak peduli pada keteg

raksasa di atas panggung, yang seharusnya menampilkan uc

tetapi dengan video

dionya samar, tetapi visualnya tidak dapat disangkal. Dan pria itu, meskipu

am wajah Anindya yang pucat pasi. Kotak biolanya terlepas dari jari-jarinya yang kaku, berdebam di la

ikan itu dimulai

indya Lara

beasisw

Wiratama? S

at teman-teman Bima, Chandra dan Bayu, berdiri. W

ar, mengulang-ulang p

nya dari dalam. Ia ingin lantai menelannya. Di mana Bima? Tadi dia ada

yang harus dilakukan. Dia akan memperbai

n, wajah-wajah menjadi kabur, suara-s

tahu

badan buat

rti ibunya

sendiri hancur karena skandal, a

yu ek yang berat, mencari

r. Ia butuh waktu sejenak, hanya sejenak untuk bernapas, untuk berpikir. Tangannya merogoh

s. Gerakan jarum yang berulang

a bekerja secara otomatis. Lalu ia mendengar suara-suara dari lounge

ata Chandra, nadanya sombong. "Dia k

n biolanya?" Bayu terkeke

t yang Anindya kenal. "Dia perlu diberi pelajaran. Mencuri posisi solois dari Safira

Darahnya terasa membeku. Posis

n jadi pahlawan... semua cuma akting?" tany

ghinaan. "Safira ingin dia dipermalukan, dan aku selalu menjaga Safi

? Siapa yang sebenarnya me

a," kata Bima dengan lancar. "In

Pria yang ia cintai, pria yang ia percayai, telah merancang kehancuran publiknya. Untuk Safira

elakang. Dia berhenti mendadak saat melihat Anindya. Matanya, yang beberapa saat lalu ding

e mana-mana. Kau tidak apa-apa? Apa yang te

ingkari bahunya dengan protektif. Chan

i. Dia menatap tajam beberapa penonton yang masih berlama-lama, yang dengan cepat mengalihkan

kulitnya. Kata-katanya adalah p

seorang profesor yang terkenal sulit mencoba menggaga

menawan, seorang wali amanat yang

atakan padanya bahwa dia terlalu berbakat unt

man, dilihat, dihargai.

seperti burung yang menemukan

ngkap sebagai perangkap y

lah kebohongan. Tatapan prihatinnya adala

nonton yang tertegun, suaranya berbisik protektif di dekat rambutnya, sebuah pertu

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY