pria tua berumur tujuh puluh tahunan y
ertemu anda," sahut R
s soal bayi, merasa jengah d
anti malam kau harus mulai satu kamar dengan Evan dan mulai
ssie yang terpana dan merona mendengar uc
gkuh itu adalah pasangan suami istri yang normal seperti pada umumnya ya
k mendapatkan keturunan untuk tuan angku
melihat Evan yang d
u tidur nanti malam, pelayan yang akan menunjukk
itu mundur selangkah, tapi Evan lekas merengkuh ba
ku jadi beristirahatlah,lalu persiapkan dirimu untukku nanti malam," desis Evan be
diri, merasa tubuhnya mendadak
utur Rossie seraya menjauhkan badannya dari Evan
lumnya pamitan pada pemilik mansion yaitu Evan dan tuan besar Miller. Nampak suasana di kediaman E
ja makan besar itu ketiga orang berkumpul, Evan, Shani
lan dirumah memecah kesunyian dan sua
gan di meja untuk penambah kesubu
ang besar terasa menjadi suatu kehororan tersendiri
duk bertiga bersama istri pertama suaminya. Suami ...yang
mengangkat wajahnya dan m
h nyonya Shania."
bil santapan di piring yang disiap
ng mengunyah batu berat yang menimpa perutnya. R
n yang diberikan olehnya, sebenarnya dia telah menaruh serbuk
ya, dengan tujuan untuk menggaga
itas makan malamnya, dia berdiri dari
nggi badan 190 cm itu lantas sedikit merunduk. Suaranya be
nggu dikamar, ak
tuan," Rossie
kan diri saja dari mansi
pi a
ang sudah kamu tanda tangani di ke
upa, aku ingat
jangan coba membantahku" sentak Evan ketus sem
ggal Shania dan Rossie yan
yang akan kamu coba mainkan pada s
upaya pernikahanmu dengan Evan." Hmm... kamu sed
ania. Walau harga diri nya seolah dijatuhkan ke dasar juran
memperpanjang urusan, dia malas meladeni wanita itu. Y
ger, tak pernah terpi
ang akan nyonya
pasti, tolong anda ingat, saya tak pernah ingin menikah dengan tuan Evan situas
aku dan ayahku, detik ini juga aku leb
nafas nya memburu. Hatin
kan celaka. Jadi tujuan utama aku menikah dengan tuan Ev
misi... tuan Evan tadi bilang
, Rossie berdiri dan dengan c
ak pula, dia pikir akan menjadi n
diri, ingat darimana kamu berasal
ma ke seluruh dinding ruangan, hingga kalimat demi kalimat yang
sesak oleh emosi yang siap meledak. Ingin hati rasanya me
cepatan yang terukur, selaras dan seirama dengan degup jant
itu berakhir di depan pin
eengganan saat hendak masuk. Gadis itu merasa gugup karena dia san

GOOGLE PLAY