img Suami Wasiat Kakek  /  Bab 6 Ancaman dari Anak Laki-laki | 5.22%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Ancaman dari Anak Laki-laki

Jumlah Kata:1016    |    Dirilis Pada: 14/06/2023

iak laki-laki i

a yang berjalan dengan tegap diikuti beberapa bodyguardnya, tatapannya nyalang pada Pramana dan beberpa

ulai buram, "Mas Raf

am, dengan sigap Rafka menggendong tubuh Katarina. Langkahnya sempat terh

ungkap Rafka tegas dengan l

rina ke rumah, sepanjang perjalanan ke rumah Rafka sangat kha

ersihkan luka istriku," titah Rafka

merawat Katarina yang masih terbaring pingsan. Sudah beberapa waktu

u belum bisa secara terang-terangan mencintaimu," batin Ra

a ia melihat Rafka yang duduk di tepi ranjang. Untuk pertam

u ada di sini?" ta

pati Katarina yang baru saja siuman. Dengan reflek ia melempar satu nam

ukanya!" tegas Rafka dengan beranj

u-kupu, pipinya menghangat sepertinya rona merah

g pelayan yang ini melanjutkan men

" tanya Katar

tercetak jelas sekali. Tapi, kenapa ya saat Non Katarina sudah siuman malah din

*

n Rafka sembari be

iri?" tanya seorang bodyguard yang me

a orang yang ada di ruangan asing tadi. Suruh mereka ku

apa waktu yang lalu ia merasakan getaran pada hatinya. Menatap Katarina yang m

tarina. Duh, apa sih ini! Kenapa kepalaku jadi penuh dengan bayang

ayah ke sini?" tanya Pra

rkan beberapa kata pada ayahnya. Perlahan tatapannya nya

na sekali lagi pada R

ekali?" pertanyaan dengan nada yang cu

i paruh baya itu memang dengan seng

fka dan Pramana. Lelaki paruh baya yang sama seka

ri ini termasuk kejahatan!" pek

Ayah hanya bermain dengan anak

s dasar tindak kejahatan. Ini bisa dilaporkan sebagai penculikan be

ang sudah geram dengan tingkah ayahnya. Bug! Satu pukulan dari Rafka pad

santun sama sekali dengan

yang memiliki otak kriminal?" tanya R

semena-mena memperlakukan ayah begini!" pekik Prama

triku, aku tidak peduli dia cucu pungut atau anak jalanan sekalipun. Ditanganku dia adalah istriku dan tangan a

amu melarang ayah mengganggu hidup cuc

a, aku tidak segan melaporkan ayah ke polisi

lengan Rafka secara paksa. Tangan itu sudah siap menampar pipi Kanan Rafka, namun tidak sempat ia layangngkan

ada hal baru yang lebih menghancur

uatmu lega!" Rafka kini mulai menan

ja Rafka diikuti beberapa orang suruhannya. Rafka menghela

*

lihat sepi, Pramana dan Elegi yang entah di man

egi kemana?" tan

aja gak usah menghiraukan mer

mbali menikmati makana

g laki-laki muda dan tampan datang bersama Pramana, Elegi yang baru saja ingin bergabung makan l

alam kenal," lelaki itu mengul

img

Konten

img
  /  2
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY