img Ferris wheel : Bianglala Percintaan Para Pewaris  /  Bab 2 2. Awal Pertemuan | 50.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 2. Awal Pertemuan

Jumlah Kata:2208    |    Dirilis Pada: 18/04/2024

Ande

sta

tar tubuhnya ke belakang dan me

nim. Jadi setiap melihat yang jauh, ia akan menyipitkan matan

Ada

mengatur nafasnya. Karena memang ia berla

a? Habis di

lebih gila daripa

arik nafas dul

a secara perlahan. Ia melakukan itu sebanyak l

g cerita sama a

riin Metha dan

as apa sudah buang tas sekolah aku dan p

mereka memang belum p

aku ketemu, m

ereka sama kamu." Ucap Umi. Setelahnya gadis itu pamit meninggalkan

n apa yang Bu Ema katakan padanya nanti? Wanit

giran koridor dan duduk di salah satu tempat dud

an belakang. Karena memang ini jalan belakang yang menghubungkan dengan gudang penyimpa

tahun ini tersiksa batin dan fisik. Sejak ayah angkatnya meningga

salah apa-apa. Tapi seperti melihat sebuah kesalahan, wanita itu sel

diambil karena kedua orangtua angkatnya ini tak punya anak. Mungki

a tak tahu, dua bulanan setelah ia berada di rumah keluarga an

Sejak itu, hidupnya tak lagi bahagia. Bahkan

baru saja merasakan tas sekolahnya sobek dan beberapa bukunya juga

or

donatur terbesar di sekolah. Jadi ia bisa apa? Mengeluarkan para cecungu

atanya dan menghirup nafas dalam lalu menghembuskannya secara perlahan. I

sta

memanggilnya. Ia meringis karena lagi-lagi Umi

i? Dicariin Meth

eleng. "Kamu..hah

ik nafas dalam dulu.

dicariin

enapa

a ke ruangan Miss D

suka aku berdiam diri. Berdiam diri saja salah apalagi ri

Ia sendiri bingung kenapa mental Lista begitu kuat. Sudah dikerjai habis-ha

ku juga bingung kena

uknya dan melangkah lebih dulu menuju bag

pala sekolah. Karena memang status Miss

agus sekali jika memang seperti itu. Ia akan

sampai di depan pi

Sekolah & Wakil

dan mendorongnya masuk. Saat tubuhnya sudah berada di dalam, ia dibuat

dan sempurna. Wajah datarnya berhasil

sia setampan

i kecil menuju meja kerja Miss Dian. Sesekali ia melirik pa

iapa?" Tanya

!" Lista menatap kertas di atas meja Miss Dian. Kertas itu berisi

begini? Kamu belajar nggak

jah Miss Dian yang memang

n pihak sekolah tak a

ekolah. Kamu yang mulai nakal

selalu mendapatkan tindakan pembullyan di sini." Ucap Lista yang mendadak membuat Miss Dian panik. Tak hanya

tatapannya beradu pandang dengan pri

masuk ke dalam relung hatinya membuat detak jantungnya menjadi tak karuan.

na yang langsung ketakutan

a itu, ba

a buku pelajaran yang saya punya, Miss juga pasti tahu Metha meletakkan lem banteng di kursi belaj

in menjadi. Apalagi tatap

aha mengeluarkan Lista dari ruangan. Bahkan Miss Dian ikut keluar menyeret Lista. Setelah gadi

a mengatakan jika pria yang di dalam tadi bukan pria sembarangan. Firasatny

itu keluar. Ia bersembunyi di baling tembok sampai setengah jam lamany

lannya membuat perhatian Li

tu disengaja oleh Lista. Punggung tegap itu membuat kinerja otak Lista

ri ujung sana ia melihat Meth

." Gumamnya. Ingin rasanya ia berlari namu

pat ke arahnya. Dan dengan jelas ia melihat di tangan kiri Li

lok menuju parkiran. Sementara Met

engejar pria tersebut dan dengan jantung yan

melirik sekilas Metha yang

siapa berani-beran

mberontak seperti di drama-drama, namun tatapan t

e arah Metha. Gadis itu t

unya." Ucap Lista yang langsung dia umpati sendiri. Ia merasa seperti gadis murahan yang se

aku. Aku tak tahu harus berbu

innya mampu memporak-porandakan tulang belulang Lis

bantu aku

akkan kepalanya saat su

pria paruh baya mun

Leo, bat

ingat gadis ini. Gadis yang mengata

eo penuh penekanan

ini bantu saya. Saya

is

Metha memanggilnya. Ia menggeng

in di sana? Ikut a

eketika pasrah. Ia melepaskan genggaman tangannya dari lengan Leo. M

ngancam akan mencabut beasiswanya di sini. Dan jika itu terjadi, suda

nya. Lista mulai melangkah, namun baru dua langkah ia meninggalkan posisinya di samping Leo, pria itu kembali mena

benar-benar lembut. Lista terlihat seperti gadis bodoh dibuatnya. Bahkan Lista tak be

n Meda kan? Sampaikan salamku pada ayahmu. Dan satu lagi, hentikan ke

l

t. "Anda sia

ya? Baiklah kalau begitu. Perkenalkan, Say

coba melepaskan tangannya dari genggaman Leo nam

dari kandang harimau, namu

Lista. Tatapan lembut Leo juga membuatnya sedikit tenang. Lista men

kolahku dan juga merusak buku pelajaranku. Tadi, dia menempelkan lem di kurs

tha. Tatapan Leo benar-benar sulit untuk diartikan. Yang Metha bisa tangkap, pria

atakan kekasihku?"

a merasa dua manusia di depan

ak punya apa-apa. Dia hanya gadis yang dipungut dari panti asuhan yang membuat keluarga angkatnya jatuh miskin

ha, Lista bahkan merasa ingin menghilang dari dunia ini. Ia bahkan tak bisa menutup mat

o lalu mengusap bibir Lista dengan lembut. Li

nya sedang diujung tanduk. "Takut? Makanya, jangan gunakan kekuasaan orang tuamu. Sekali lagi pacarku mengadukan tentang bully ini, kupas

tai. Leo kembali menatap Lista.

. Aku

Lista seperti kehilangan akal. Entah setan dari mana, gadis itu berlari mengejar Leo, menarik lenga

encari sendiri dan menemukan ponsel Leo di jas pria tersebut. Ia m

tuk jadi pacarmu. Jadi mulai hari ini, aku dan kamu pacaran." Lista

njauhinya. Seringai tipis terbit di bibir Leo dan

*

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY