img Pengaruh Mantera Sihir Sang Alpha  /  Bab 3 : Rumah yang Nyaman | 7.50%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 3 : Rumah yang Nyaman

Jumlah Kata:980    |    Dirilis Pada: 25/02/2022

ku dari atas ke bawah sejenak sebelum kembali berbalik ke arah Alaric dengan se

mencoba menutup pintu itu dengan kasar ke arahku dan hampir membuat kepalaku

atir ketika mengetahui kau pergi menemui para p

Raven. Dia akan bekerja untukku," jelas Alaric ya

mbuatku menerka-nerka siapa wanita ini sebenarnya. Pacarnya, mungkin?

, aku bahkan tidak mengenalnya. Wanita i

Victoria, Alaric terlihat tidak sena

ng Alpha, dan aku berhak melakukan apapun

jawab Victoria

ecara tidak langsung mengusirnya. Sekilas ia terlihat sakit hati atas ucap

k yang tak tanggung-tanggung. Dia meraih lenganku dengan cengkeraman yang menyakitkan dan seketika itu juga amarahku memuncak atas perlakuannya. Aku bisa saja mem

r satu ranjang denganku dan akulah yang akan menjadi pasangannya. Jangan perna

watiranmu tetap akan kuingat kok," jawabku manis dengan nada nyinyir. Matanya mel

eringatkanmu. Jadi awas saja, penyihir," dia berbicara dengan penuh amarah

mu," kataku. Dia terlihat seolah akan m

g padaku kapan saja," ucap Victoria pada Alaric sambil mengusap pipinya. Alaric hanya mengge

ku sinis. Alaric menatapku bingung, dia

ku dan menyelimutinya dengan kehangatan. Ada perasaan geli yang muncul saat dia menyentuhku namun aku berusaha keras unt

narik lenganku melewati setiap ruangan, nyaris tidak membiarkanku memperhatikan penjelasannya terlebih dahulu. Kemudian kami be

emuan besar lainnya dilangsungkan," jelasnya. Aku melihat ke sekeliling ruangan besar itu yang diatur hampir seperti ballroom. Terdapat lampu gantung besar di atasnya dan

n. Aku tidak terbiasa dengan kemewahan seper

sama," jawabnya. Seketika ada keheningan singkat dimana kita terlihat seperti sedang saling membaca bahasa tubuh satu sama lain. Dia terlihat seperti seseorang yang siap me

naiki tangga, langkahnya yang panjang membuatku sedikit kesulitan untuk mengikuti

tepat di tengah ruangan, dilengkapi selimut dan bantal yang tebal. Ada sudut baca kecil di dekat jendela yang didekorasi dengan warna pink pucat dan

an ke arahku dan aku mundur sampai lututku menyentuh tempat tidur. Dia mendekat

ara menggairahkan. Bibirnya begitu dekat sehingga hampir bersentuhan dengan bibirku, dan aku menghela napas p

aku sadar bahwa itu tidak benar. Ada sesuatu yang membuatku terpikat padanya, sesuatu yang tidak bisa kujelaskan. Aku gemetar

i justru aku sendiri yang terpikat

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY