img Terjerat Cinta Kakak Ipar  /  Bab 1 Kematian Emak | 1.15%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

Penulis: Kareniavorg
img img img

Bab 1 Kematian Emak

Jumlah Kata:1139    |    Dirilis Pada: 26/07/2022

," suara Kanya menyapa begitu i

tawar hangat yang tak kunjung diminumnya. Sementara Kanya, sa

karena Santi yang t

cepat," jawab Santi akhirnya. Walaupun dengan suara yang tercekik karena susah payah menahan tangisnya. "Emak udah setengah sadar, Mbak. Yang saat ini berlomba sama Santi bukan so

inya berdesir perih, dan dadanya terasa begitu sesak sehingga Santi harus m

agi keadaan Sumi yang terlihat sudah setengah sadar. Seolah saat

erempuan pertamanya menikah... Bapak waktu itu pengen jadi wali nikah buat Mbak. Kali ini Emak pengen lihat kamu nikah dulu, dek... apa kamu tega gak mau mengabulkan permintaan Emak? Seperti k

akaknya. "Mbak sendiri bagaimana? Bahagia dengan pernikahan Mbak? Mbak

tanpa cinta yang didasari karena perjodo

rumah tangga kami baik-baik saja. Dijodohkan itu gak semengerikan yang kamu pikirkan. Ka

sendiri gimana? Di

nghargai Mbak s

dijodohkan, Mbak... Santi gak siap. Santi gak akan sanggup kalo harus hidup sama laki-laki yang sama sekali gak cinta sama Santi.

tiba-tiba menyela percakap

tu melayangkan tatapan paniknya pad

bang usianya. Emak sudah ngorok," l

bangun dari duduknya dan langsung ber

begitu rapat, seperti enggan untuk kembali terbuka. Sumi sudah tuli, ia tak me

bangun! Mak bangun!" pekik Santi yang berusaha memb

itu saja sehingga Adipati beringsut naik ke atas ranjang. Mengecek

ailaihi rojiun. Ema

*

ergi oleh Kanya dan Adipati. Kini ia jadi yatim piat

udah gak sakit lagi," ucap Adipati menenangkan. Ia mengusap punca

menyeka air matanya. Sementara Adipati menar

terlalu berlebihan. Kasihan Emak, beliau sudah tenang. Jangan sampe air mata

i seorang diri. Perlahan, Santi pun melangkah gontai, me

i bekerja di pertambangan minyak di tengah laut sana, entah laut mana, Santi tak pernah tahu. Yang ia tahu dari cerita

t-langit kamar yang cerah karena lampu cantik yang membuatnya tera

isakan. Santi menangis dalam diam, mengingat betapa rindu

kuat," cicit Santi nelangsa. Sebutir

Santi enggan beranjak. Ia tetap bergeming d

, Mbak." Suara Kanya

ti

u dan melangkah masuk begitu pintu kamar itu kembali

tidur. Ia mengulutkan tangannya untuk mengusap lembut puncak kepala Sant

suara parau. Kali ini ia

ya

nti nikah dulu. Tapi, sayangnya Santi gak punya cowok manapun yang bisa dijadikan suami. Emak gak bisa

imana?" tanya Kanya tiba-tiba, tanpa sekalip

Kanya, mencari-cari alasan kenapa Kanya bertanya seperti itu. Tap

Dia juga bertanggung jawab, me

s Adipati itu gan

ikit menyisipkan godaan dalam nada bicaranya. Seolah

ari adiknya itu. Ia kemudian beralih meng

Adipati saja, gimana? Mbak ridh

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY