Unduh Aplikasi panas

Julian Crest

2 Buku yang Diterbitkan

Buku dan Cerita Julian Crest

Ultimatum Kejam Sang CEO, Kebangkitanku

Ultimatum Kejam Sang CEO, Kebangkitanku

5.0

Tunanganku, Bima, dan aku punya perjanjian satu tahun. Aku akan bekerja menyamar sebagai developer junior di perusahaan yang kami dirikan bersama, sementara dia, sang CEO, membangun kerajaan kami. Perjanjian itu berakhir pada hari dia memerintahkanku untuk meminta maaf kepada wanita yang secara sistematis menghancurkan hidupku. Itu terjadi saat presentasi investor terpentingnya. Dia sedang melakukan panggilan video ketika dia menuntutku untuk mempermalukan diri sendiri di depan umum demi "tamu istimewanya," Jihan. Ini terjadi setelah Jihan menyiram tanganku dengan kopi panas dan tidak menghadapi konsekuensi apa pun. Dia memilih Jihan. Di depan semua orang, dia memilih seorang pengganggu manipulatif daripada integritas perusahaan kami, martabat karyawan kami, dan aku, tunangannya. Matanya di layar menuntutku untuk tunduk. "Minta maaf pada Jihan. Sekarang." Aku maju selangkah, mengangkat tanganku yang terbakar ke arah kamera, dan membuat keputusanku sendiri. "Ayah," kataku, suaraku sangat pelan dan berbahaya. "Saatnya membubarkan kemitraan ini."

Baca Sekarang
Aku Jatuh Sakit, Dia Menemani Wanita Lain

Aku Jatuh Sakit, Dia Menemani Wanita Lain

5.0

Pada Hari Valentine, aku didiagnosis menderita kanker lambung dengan waktu hidup kurang dari sebulan. Saat aku terjebak dalam kebingungan dan kepanikan, Sebastian Nash berlutut di depanku dengan ekspresi penuh rasa sakit, berkata, "Maafkan aku, Betsy. Aku jatuh cinta dengan wanita lain." Dia kemudian berjanji dengan serius, "Aku tidak mengkhianatimu. Apa yang aku miliki dengannya adalah ikatan batin yang kuat. Kami tidak akan berhubungan seks, dan perasaanku serta komitmenku padamu tetap tidak berubah. Aku akan terus memenuhi tanggung jawabku sebagai suamimu." Dengan menggenggam erat laporan diagnosis itu, aku berhasil memaksakan beberapa kata, "Baiklah. Aku akan membiarkan kalian bersama." Sebastian tampak terkejut dan khawatir saat dia memelukku, berkata, "Betsy, jangan tinggalkan aku. Aku mencintainya, tapi aku lebih mencintaimu. Tolong jangan marah atau membuat keributan denganku." Aku memberikan senyum pahit, "Aku tidak akan." Sebagai orang yang sekarat, tidak ada gunanya menangisi atau meributkan apapun.

Baca Sekarang

Anda mungkin suka

Gairah Nikmat Kopi Susu

Gairah Nikmat Kopi Susu

4.5

21+ "Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany "hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya. Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus. "Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany "Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany "nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON. Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya. Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany. Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar. Tidak lama kemudian.....

Baca Sekarang
Terjerat Nikmat Sesaat

Terjerat Nikmat Sesaat

5.0

Jangan pernah baper atau...

Baca Sekarang
Gairah Citra dan Kenikmatan

Gairah Citra dan Kenikmatan

5.0

Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat. Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari. Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin.

Baca Sekarang
Gairah Sang Majikan

Gairah Sang Majikan

5.0

Cerita ini banyak adegan panas, Mohon Bijak dalam membaca. ‼️ Menceritakan seorang majikan yang tergoda oleh kecantikan pembantunya, hingga akhirnya mereka berdua bertukar keringat.

Baca Sekarang
Pemuas Nafsu Tuan Muda 21+

Pemuas Nafsu Tuan Muda 21+

5.0

Seorang gadis SMA bernama Nada dipaksa untuk menyusui pria lumpuh bernama Daffa. Dengan begitu, maka hidup Nada dan neneknya bisa jadi lebih baik. Nada terus menyusui Daffa hingga pria itu sembuh. Namun saat Nada hendak pergi, Daffa tak ingin melepasnya karena ternyata Daffa sudah kecanduan susu Nada. Bagaimana kelanjutan kisahnya?

Baca Sekarang
Second Chance

Second Chance

5.0

Adult content !!! Sarah hanya wanita sederhana karena kejadian di masa lalu membuat wanita itu menutup diri. Tetapi ketika masa lalu itu kembali hadir dan berusaha untuk masuk ke dalam kehidupan Sarah kembali . Apakah wanita itu harus membuka kembali pintu hatinya yang telah tertutup rapat . Sanggup kah Sarah merasakan kembali rasa sakit akibat mencintai.

Baca Sekarang
Hasrat Liar Sang Ustadzah

Hasrat Liar Sang Ustadzah

4.3

Sayup-sayup terdengar suara bu ustadzah, aku terkaget bu ustazah langsung membuka gamisnya terlihat beha dan cd hitam yang ia kenakan.. Aku benar-benar terpana seorang ustazah membuka gamisnya dihadapanku, aku tak bisa berkata-kata, kemudian beliau membuka kaitan behanya lepas lah gundukan gunung kemabr yang kira-kira ku taksir berukuran 36B nan indah.. Meski sudah menyusui anak tetap saja kencang dan tidak kendur gunung kemabar ustazah. Ketika ustadzah ingin membuka celana dalam yg ia gunakan….. Hari smakin hari aku semakin mengagumi sosok ustadzah ika.. Entah apa yang merasuki jiwaku, ustadzah ika semakin terlihat cantik dan menarik. Sering aku berhayal membayangkan tubuh molek dibalik gamis panjang hijab syar'i nan lebar ustadzah ika. Terkadang itu slalu mengganggu tidur malamku. Disaat aku tertidur…..

Baca Sekarang
Dilema Cinta Penuh Nikmat

Dilema Cinta Penuh Nikmat

5.0

21+ Dia lupa siapa dirinya, dia lupa siapa pria ini dan bahkan statusnya sebagai calon istri pria lain, yang dia tahu ialah inilah momen yang paling dia tunggu dan idamkan selama ini, bisa berduaan dan bercinta dengan pria yang sangat dia kagumi dan sayangi. Matanya semakin tenggelam saat lidah nakal itu bermain di lembah basah dan bukit berhutam rimba hitam, yang bau khasnya selalu membuat pria mabuk dan lupa diri, seperti yang dirasakan oleh Aslan saat lidahnya bermain di parit kemerahan yang kontras sekali dengan kulit putihnya, dan rambut hitammnya yang menghiasi keseluruhan bukit indah vagina sang gadis. Tekanan ke kepalanya Aslan diiringi rintihan kencang memenuhi kamar, menandakan orgasme pertama dirinya tanpa dia bisa tahan, akibat nakalnya lidah sang predator yang dari tadi bukan hanya menjilat puncak dadanya, tapi juga perut mulusnya dan bahkan pangkal pahanya yang indah dan sangat rentan jika disentuh oleh lidah pria itu. Remasan dan sentuhan lembut tangan Endah ke urat kejantanan sang pria yang sudah kencang dan siap untuk beradu, diiringi ciuman dan kecupan bibir mereka yang turun dan naik saling menyapa, seakan tidak ingin terlepaskan dari bibir pasangannya. Paha yang putih mulus dan ada bulu-bulu halus indah menghiasi membuat siapapun pria yang melihat sulit untuk tidak memlingkan wajah memandang keindahan itu. Ciuman dan cumbuan ke sang pejantan seperti isyarat darinya untuk segera melanjutkan pertandingan ini. Kini kedua pahanya terbuka lebar, gairahnya yang sempat dihempaskan ke pulau kenikmatan oleh sapuan lidah Aslan, kini kembali berkobar, dan seakan meminta untuk segera dituntaskan dengan sebuah ritual indah yang dia pasrahkan hari ini untuk sang pujaan hatinya. Pejaman mata, rintihan kecil serta pekikan tanda kaget membuat Aslan sangat berhati hati dalam bermanuver diatas tubuh Endah yang sudah pasrah. Dia tahu menghadapi wanita tanpa pengalaman ini, haruslah sedikit lebih sabar. "sakit....???"

Baca Sekarang
Gairah Liar Nayla

Gairah Liar Nayla

5.0

Hidup itu indah, kalau belum indah berarti hidup belum berakhir. Begitu lah motto hidup yang Nayla jalani. Setiap kali ia mengalami kesulitan dalam hidupnya. Ia selalu mengingat motto hidupnya. Ia tahu, ia sangat yakin akan hal itu. Tak pernah ada keraguan sedikitpun dalam hatinya kalau kehidupan seseorang tidak akan berakhir dengan indah. Pasti akan indah. Hanya kedatangannya saja yang membedakan kehidupan dari masing – masing orang. Lama – lama Nayla merasa tidak kuat lagi. Tanpa disadari, ia pun ambruk diatas sofa panjang yang berada di ruang tamu rumahnya. Ia terbaring dalam posisi terlentang. Roti yang dipegangnya pun terjatuh ke lantai. Berikut juga hapenya yang untungnya cuma terjatuh diatas sofa panjangnya. Diam – diam, ditengah keadaan Nayla yang tertidur senyap. Terdapat sosok yang tersenyum saat melihat mangsanya telah tertidur persis seperti apa yang telah ia rencanakan. Sosok itu pelan – pelan mendekat sambil menatap keindahan tubuh Nayla dengan jarak yang begitu dekat. “Beristirahatlah sayang, pasti capek kan bekerja seharian ?” Ucapnya sambil menatap roti yang sedang Nayla pegang. Sosok itu kian mendekat, sosok itu lalu menyentuh dada Nayla untuk pertama kalinya menggunakan kedua tangannya. “Gilaaa kenyel banget… Emang gak ada yang bisa ngalahin susunya akhwat yang baru aja nikah” Ucapnya sambil meremas – remas dada Nayla. “Mmmpphhh” Desah Nayla dalam tidurnya yang mengejutkan sosok itu.

Baca Sekarang
Godaan Liar Sang Ustazah

Godaan Liar Sang Ustazah

5.0

Godaan Liar Sang Ustazah ini memuat unsur kedewasaan yang cukup eksplisit dan ditujukan khusus untuk pembaca berusia 21 tahun ke atas. Bukan untuk mengajak pada dosa, bukan pula untuk menghakimi siapa pun. Cerita ini hadir sebagai bentuk refleksi dan hiburan, menyentuh realita-realita yang mungkin jarang dibicarakan, namun nyata dalam kehidupan. Karena tak semua kisah hidup berjalan lurus dan suci seperti yang kita bayangkan. Di balik senyum, ada luka. Di balik keputusan, ada dilema. Dan di balik romansa, ada rindu yang tak selalu sederhana. Romantika hidup ini terlalu berharga untuk sekadar diabaikan. Kadang, justru dari cerita-cerita yang kita anggap "gelap" itulah, kita bisa menemukan cahaya: tentang siapa kita sebenarnya, dan apa yang sedang kita cari di dunia ini. Selamat membaca. Semoga ada yang bisa dipahami... dan barangkali juga ada banyak manfaatnya dari hanya sekedar hiburan semata. Mohon maaf jika banyak hal yang masih kurang nyaman untuk dibaca. Terima kasih.

Baca Sekarang