malah cengengesan. Sugito duduk, di
n dia. Dia jarang makan siang, pulang sekolah pun selalu bareng temannya," kata Sugito. "Kamu kan nggak kerja? Lalu apa yang kamu urus se
ak tahu kalau saya di rumah sibuk. Dia kan seko
amu juga tadi cerita sama saya. Kamu sibuk
Ibu kam sudah tua jadi saya kesana ba
udah berumah tangga jadi yang kamu pikirkan adalah anak sama suami kamu. Ib
ya ke rumah Ibu cuma ngerumpi
ga ngatain aku sepe
rus. Padahal apa yang Bapak bilang benar.
am, dia tidak mau jik
ani, ingat perbaiki semua sebelum Hasan kesal dan menin
san langsung ke kamar dan tidu
ani. Rani yang setiap pagi jarang masak, ka
, Mbah sih. Kan Mama jadi di
nanti Mama nggak beru
yak gini dong. Aku minta maaf, ak
sak, cuci baju sendiri jangan Laundry.
nji ya nggak ninggal
kan dulu!" pe
, Hasan mengant
Jangan biasakan bareng tetangga.
dia mencuci baju. Dia melakukan
ni, ke sini temani Ibu. Fatim
b Rani lalu seger
timah pulang dari pasar. Dia langsung saja memasak,
ku ditegur sama Bapaknya Mas Hasan karena jar
kasih nafkah batin sama Hasan. Kok di bilang nggak ngurus, kalau Ahmad kan s
Dia masih melanjutkan pekerjaannya. S
nggan mengangkatnya. Fatim
gun!" Aminah mem
tanya Fatima
enguk Ibu. Kamu keluar s
amar. Di sana ada Angga sedang
tadi aku telfon tidak
wab Fatima
dan Anak makan siang bersama. R
Fatimah justru cuek saja. Namun
g tengah. Fatimah duduk dengan malas. Kal
ak pengen nikah l
. Lagi pula nyari ibu sambung yang cocok
or. Setelah itu Ahmad masuk
k," uca
a? Bukannya Hasan meminta kamu menjemput Ahmad d
saya lupa." R
rumah. Tidak ada makan siang atau apa di meja makan.
n segera pulang dan membereskan semua." Rani
h. Rani merasa malu, ditegu
Rani segera melan
Saya takut Mas Hasan meninggalkan saya. S
apar!" u
membuat telur d
ang, dia masih kes
dapur, Fayomah menceritakan
, kalau ke sini numpang mak
masak, maunya terima
a sama Bapak. Tadi Angga dan
siapa yang ngasih tahu Ibu sak
berhak marah pada Fatimah.
seseorang, "Mas, kayak ada
ntip ke depan,
seru Fatimah tampak panik. "Jangan
apa?" ta
u emosi dan bilang kalau kamu yang
bersama," kata Jaka m
aru tahu? Maaf tadi Fatimah di dapur," ucap
" jawab Lukma
anya Jaka. Sementara Fatima
mah kemarin. Fatimah bilang kamu ya
nya..." Ucapan Jaka terhenti ka
rena saya dituduh mandul terus. Saya hanya ingin Rosi diam da
k tidak suka dengan apa

GOOGLE PLAY