img Istri Pertama Dengan Jendela Kaca  /  Bab 5 Kunjungan di kebun | 8.47%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 5 Kunjungan di kebun

Jumlah Kata:1014    |    Dirilis Pada: 16/11/2025

ya dan menata ulang sofa ketika suara mesin mobil

pintu, memasang sen

elainkan senyum 'aku-baik-baik-sa

an merah marun milik Elsa. Ia mengenakan kaus polo kasual. Wajahnya terlih

dikit canggung. Ia jarang datan

n kecilku," sambut Elsa, mengulurkan tangan. Mereka

r betah di sini ya. Kebun ini... bagus. Ika benar-

mil, Mas," jawab Elsa

kebun. Ayo, aku tunjukkan m

kecil itu, menciptakan momen yang terasa aneh dan intim setelah sekian l

Elsa?" tanya Delon, men

ja," kata Elsa, tangannya bergerak cepat membimbin

han tak sengaja terjadi. Sentuhan yang seharusnya biasa saja, namun teras

gannya. Namun, saat itu, ia

" ucap Delon, sua

enyentuh tangannya, membalik telapak tanga

Ia mendekatkan tangan Elsa ke pipinya

ali? Bahkan lebih dingin dar

jarang sekali ia rasakan karena setelah Delon menikahi Ika, sentuhan keintiman di antara mereka hampir h

ak merasakan kehangatanmu yang seperti ini. Bukan kare

kitkan, tapi karena sentuhan itu mengingatkan pada masa lalu yang hilang, dan

nya dengan halus, sambil te

ersih-bersih rumah, jadi tanganku dingin karena terkena air. Atau mungkin karena a

"Ayo Mas, cepat petik yang banyak. Nanti Ika keburu rewel ka

ka dan ngidamnya sebagai

njukkan keraguan. "Iya, iya. Demi Ika dan calon anakku." Delon kem

at itu tidak mengubah apa-apa. Delon tidak curiga pa

maduku. Aku tidak akan mengganggu kebahagiaan itu. Dinginnya

dengan sayuran segar, D

Nanti aku telepon, pastikan kamu benar-benar bai

yum lega-lega karena rahasianya ama

sau kebun, ia menyentuh pipinya dengan tangan kirinya. Ia

anik, bukan cinta. Tapi setidaknya, aku berhasil mendapa

n sayuran segar dari kebun Elsa duduk di kursi penumpang. Aroma tanah dan

kan mobilnya. Ia meng

a; ditanam, dirawat, dan

ang selal

yum yang meyakinkan, tapi ada sesuatu yang berbeda. Dan

ri. Rasa dingin dari telapa

u bukan di

t dan lembut. Tangan Elsa, sebaliknya, terasa dingin, hampir beku,

a dia diperiksa?" gumam D

arang. Hubungan mereka bukan lagi pernikahan, melainkan sebuah perjanjian-perjanji

g perpisahannya

emi istri dan

istrinya yang pertama, yang berdiri di sana tanpa pernah merengek meminta pe

cinta pertamaku. Tapi kenapa aku jadi sekurang ajar ini pada Elsa? Kenapa aku bic

a. Rumah yang sederhana, di mana Els

asakan Elsa selalu paling hangat, pelukan Elsa paling menenangkan. Meskipun rumah itu se

ada, tetapi ia sering merasa jenuh dan lelah de

lai memba

img

Konten

Bab 1 Senyum yang berharga mahal Bab 2 Di Balik Jendela Cermin Rumah Sakit Bab 3 Taman Rahasia di balik kaca Bab 4 Wawancara rahasia Bab 5 Kunjungan di kebun Bab 6 Kehangatan di Balik Layar
Bab 7 Wawancara dengan sang CEO
Bab 8 Dua Kehidupan di Tengah Kebun Alasan di Balik Jaket Tebal
Bab 9 Misi rahasia jantung kota
Bab 10 Harga Sebuah Kerahasiaan
Bab 11 Dua misi sebelum tengah hari
Bab 12 Jamuan di balik Kepalsuan
Bab 13 Pekerjaan adalah pelarian
Bab 14 Riset IPO dan ancaman perjalanan
Bab 15 Keberangkatan Rahasia dan Harga Diri di Udara
Bab 16 Kejutan Di Mata Arya
Bab 17 2 jam setelah ketegangan
Bab 18 Keseimbangan di ketinggian
Bab 19 Konfrontasi di ambang pintu
Bab 20 Tamparan kesopanan
Bab 21 Sendirian di ruang tunggu kehidupan
Bab 22 Eksekusi kebohongan 3 hari
Bab 23 Protokol Kanker dan Kesepian
Bab 24 Tetes racun
Bab 25 Hari Terakhir Racun dan Konfrontasi Kepulangan ​
Bab 26 Bekas Luka Rahasia dan Penyesalan yang Membeku
Bab 27 Harga Diri dan Tuntutan Prioritas
Bab 28 Batasan Dingin dan Harga Pengorbanan
Bab 29 Panggilan Tengah Malam dari Hati yang Terluka
Bab 30 Pagi Dingin, Tanggung Jawab Sendiri
Bab 31 Proyek Mandiri dan Penolakan Bermartabat
Bab 32 Pesta Pernikahan, Martabat, dan Tatapan Cemburu
Bab 33 Pesta Pernikahan, Martabat, dan Janji Masa Depan ​
Bab 34 Batas Kekuatan dan Penolakan Terakhir ​
Bab 35 Harga Diri, Proyek Arya, dan Permintaan Maaf di Tengah Malam ​
Bab 36 Mandiri
Bab 37 Kepulangan yang Tak Sama Lagi
Bab 38 Jarak yang Menjadi Nyata
Bab 39 Puncak Rapuh di Bawah Langit Kampung ​
Bab 40 Rahasia yang Tersingkap dan Pintu yang Tertutup
Bab 41 Penyesalan yang Terlambat dan Kebohongan demi Cinta
Bab 42 Pintu yang Terkunci dan Rumah di Masa Depan
Bab 43 Murka di Tanah Kamboja
Bab 44 Layar yang Berpijar dan Larangan untuk Pulang
Bab 45 Rapuh dalam Keheningan Malam
Bab 46 Kepulangan yang Asing di Rumah Sendiri
Bab 47 Privasi yang Terampas dan Luka yang Kian Dalam
Bab 48 Memutus Rantai Ketergantungan
Bab 49 Benteng Pertahanan dan Pertemuan Tersembunyi
Bab 50 Api Cemburu dan Sisa Tenaga yang Terkuras ​
Bab 51 Kebaya Putih di Tengah Pesta yang Megah ​ ​Pagi itu, kediaman
Bab 52 Pilihan untuk Waras
Bab 53 Pertemuan di Gerbang Perpisahan
Bab 54 Membeli Kembali Kebebasan dengan Air Mata
Bab 55 Pamitnya Sang Bidadari yang Terluka
Bab 56 Sisa Tenaga di Depan Gerbang Baru
Bab 57 Puing-Puing yang Tersisa
Bab 58 Rahasia yang Tak Terbendung Lagi
Bab 59 Rumah sakit
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY