img PRAMESWARI  /  Bab 2 Malaikat Penolong | 2.15%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 2 Malaikat Penolong

Jumlah Kata:1156    |    Dirilis Pada: 01/01/2022

arang diri sendiri untuk terlihat rapuh dan cengeng. Terlebih ketika tiba-tiba bayangan Meyka datang menyelinap ke dalam benaknya. Bayangan sahabat baiknya di facebook i

kali melangkahkan kakinya keluar dari rumah. Mengapa dia sampai nekat seperti itu? Karena baginya, menikah dengan Ustadz Rayyan adalah aib. Mau dikemanakan mukanya nanti, jika itu benar-benar terjadi? Teman-temannya pasti akan menghujaninya dengan olok-oloka

napakkannya pada kenyataan, "Ini sudah di halte Condong Catur, Mbak."

dan dengan canggung, beringsut turun. Gontai, dia berjalan menuruni undak-undakan bus. Tubuhnya benar-benar r

plaa

besar. Terlebih ketika melihat halte yang sepi, hanya ada seorang petugas di loket pembelian tiket. Satu lagi, petugas keamanan.

a diri sendiri, "Katanya dia sudah nungguin aku di

rang ke Yogyakarta, matanya nggak terpejam sama sekali. Itu semua juga karena pesan dari Meyka, "Awas Ri, jangan sampai kamu ketiduran di bus. Tahu kan, mak

kan dirinya yang dua puluh empat jam full hanya tinggal di rumah. Eh, kalau sekolah? Nah, iya, hanya kalau sekolah

Hal yang mustahil terjadi jika dia berada di rumah. Jadi, dengan sisa-sisa tenaga yang ada, Prameswari mengambil ponselnya dari dalam tas ransel blue donker yang masi

embali bergemuruh, seolah-olah ada badai yang masuk dan memporak porandakan sel

irl, tapi nggak ada. Benar-benar nggak ada, menciptakan sebentuk nyeri yang begitu kuat di hati terdalam Prameswari. Nyu

nyut,

ng, mencari Meyka. Sisi lain hatinya berkata, 'Siapa tahu di benar-benar sud

book. Bertukar foto, curhat-curhatan, bercanda tertawa ... Siapa sangka, Meyka tega m

sambil terus mencari foto Meyka di Gallery, 'Terus orang yang

ya sudah seperti sekaleng wafer yang terjatuh dari balkon. Meskipun begitu

rdiri dari bangku kayu. Dalam hatinya muncul sebuah ide cemerlang un

i tadi?' bisik hatinya,

*

ngembang di wajahnya yang cantik kebule-bulean. Mbak Honey-lah yang tadi menolong Prameswari sewaktu nyaris pingsan di halte bus. Kebetulan dia s

ang tamu, tak sedikit pun berkurang kehangatan dan keramahanya, "Mandi dulu apa m

ab, "Mandi dulu aja, Mbak. War

abannya, Prameswari melanjutkan, "Sebelumnya, Wari makasih banyak ya, M

ja dulu, malam ini. Besok kita pikirkan lagi, pekerjaan apa yang pas buat kamu. Oh ya, masalah temanmu yang di facebook itu,

amanya dengan Meyka di facebook, tiga tahun yang lalu. Waktu itu, dia baru pertama kali memiliki akun facebook. Itu pun setelah mencuri-curi ke

perti ini? Nggak, tentu, Prameswari nggak menyangkanya sama sekali. Terlebih,

ky Girl: [Hai, aku

Hai, Assalamu'alaikum Warrahma

tung bertemu dengan Prameswari yang seorang puteri kyai. Begitu juga sebaliknya, Prameswari merasa sangat beryukur mendapatkan sahabat sebaik dan sekuat Meyka. Seb

memanggil, "Kenapa tega membo

img

Konten

img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY