img Sandiwara Cintamu  /  Bab 10 Pertemuan Bisnis | 100.00%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 10 Pertemuan Bisnis

Jumlah Kata:1031    |    Dirilis Pada: 11/06/2022

dengan suara lebih keras

memanjat dan akan menyusul

ngkah mundur untuk memisahkan

berkedip denga

ebelum berjalan ke pintu. "Gue mencint

*

sa menghubungimu saat itu dan semua chat yang dia kirimkan padamu gagal. Dia pikir kamu sibuk karena belum mendengar atau menerima apa pun darimu Tidak ada panggilan, tidak ada chat, bahkan m

ak lagi mengetahui durasinya karena tertidur. Kamu baru saja membang

n saat memasuki pintu masuk utamanya. "Selam

an kelucuan petugas itu, yang mencerahkan mata deng

as sambil menyambar dompet da

rbisik sebelum tersenyum manis padamu. "Tidak p

samping untuk berjalan bersamamu. Sementara di belak

ana sampai kalian tiba

. Maksud saya, jika Anda butuh sesuatu," ucao petugas yang mengganggu sebelum

s tenang

gin meneriaki wanita itu, dan menyuruhnya untuk diam. Dia juga ingin menum

Apa lo baik-baik saja? Lapar? Lelah? M

i, yang melingkari meja kayu memanjang. Ruangan itu seperti a

enelepon tadi saat lo lagi tidur. Dia bilang baka

tas pertanyaanmu bisa melakukan sesu

"Gak, tapi gue gak punya pilihan. Gue harus setuju dengan Pak Andr

. Namun, kita benar-benar mengunjungi tempat di mana pengusaha tua itu tinggal. Mereka juga dapat berbicara denganmu di re

a itu, dibandingkan dengan Andre Global. Jadi, menurutnya begitulah kam

lo mau? Ini hany

Gue masih ada pe

i lain." Suasana hatimu pun

un, yang dia inginkan hanyalah kamu memaksanya. Dia harap kalian pergi ke

emaja yang berkencan ketika kalian dulu pergi ke sana. Namun, dia

g gak ka

kita bak

o suka?" kamu bertan

bisa, tetapi kalau di taman hiburan, mungkin kamu akan memutar otak jika itu terjadi. Ja

ra yang tidak dijawab olehmu, kare

ria itu tinggi, putih, kurus dan muda, mungkin dua tahun lebih tua dari Zahra. Apakah itu Pak Andre

tersenyum saat ma

ir Pak Andre menangk

Zahra juga berdiri. Jadi,

yakin apakah benar-benar orang itu Pak Andre, karena matanya tampak t

n di dadanya, dan bertindak seolah-olah kesakitan. Namun, di

ping Zahra. "Apaan sih lo?" kamu bertanya dengan kas

jawab p

lain? Sungguh menakjubkan apa yang telah pria

belumnya. Waktu konferensi bisnis, dia

idak mungkin apa yang pria itu memang benar. Akan tetapi, tatapan pria tampan itu .... Sayangnya

ya Andre," lanjut pria itu sambil mengulurkan

sa dikatakan, saat merasakan sensasi famil

lalu menarik tubuh Zahra lebih dekat. Jantung Zahra pun berdetak

Sebelumnya
Selanjutnya
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY