img PEMUAS IBU TEMANKU  /  Bab 6 Pemuas - 6 | 6.32%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 6 Pemuas - 6

Jumlah Kata:1281    |    Dirilis Pada: 02/10/2025

mar ayah tiba-tiba terbuka. Mama Vena muncul, dan

lnya yang semula tertutup jilbab kini terurai, menyingkap leher jenjang, bahu, da

mah syari yang tadi saat pertama datang. Sesaat, aku t

l mengambil nampan dari tanganku. Suaranya lembut, manja,

ku bisa merasakan hawa hangat dari kulitnya. Wangi parfumnya yang manis menus

ai, sambil meletakkan nampan dan gelas kotor di wastafel. Aku hanya bisa me

is, menatapku dengan sorot m

gini. Habis, gerah banget

n berlari menjauh, namun tubuhku sepertinya malah ingin lebih berl

mbantuku. Gerakannya tampak biasa, tapi sesekali tangannya

piring di tanganku, tapi semakin lama semakin sulit. Sesuatu di balik celana kolorku makin

ak menyimpan gelas basah di rak.

henti. Matanya terbelalak menatap selangkanganku

ada bara yang tak bisa padam. Dengan tergesa, kutaruh nampan dan langsung lari ke kamar. Pintu kut

kenapa b

ah... ujian apa lagi ini. Godaan ini bahkan lebih g

tubuhku masih bergetar oleh bayangan tadi. Demi menenangkan diri, aku segera berganti pa

pasku sedikit lega. Langkahku terasa lebih ri

enang. Ayah dan Mama Vena mungkin sudah tidur, sehingga aku bisa m

salah satu tempat kami nongkrong, kadang sambil mancing ikan kecil. Kami ngobrol ngalor ngidul seper

sama Tante Meta?" tanya

leng pelan. "Belum, gue... masi

a, kelebihan lu banyak banget. Wajah tampan, postur tinggi besar,

cangkang rokok ke ar

emua modal, tapi mentalnya belum kelihatan. Ingat, rasa takut cuma

, meski dengan gaya sok dewasa ya

kenal dunia dewasa sejak kelas satu SMA. Jadi percaya

an rahasia yang tak akan aku ceritakan saat ini. Aku punya ibu tiri yang justru jauh lebih gila

ta udah ketuaa

ubuhnya, suaranya men

atau gaya, bisa manfaatin binor atau tante-tante kesepian. Mereka tuh... kayak ATM berjalan. Prin

omong kayak gitu ent

bukan anak orang kaya. Tapi gue bisa kuliah? bisa hidup lebih dari cukup? Ya, salah sa

ku. Kata-katanya terdengar gila, tapi di wajah

ih sukses dari gue karena punya segalanyua buat modal. Gue yakin

akin me

omunitas. Di sana nggak ada yang kenal

unitas? Komunitas apaan?

Ada yang nyari kepuasan, cari duit, ada yang sekadar iseng. Di san

olo?" tan

os. Kalau mau tau dunia lebih luas, ikutlah sama gue, biar bisa kenalan sama tante-tante

. Ada sesuatu dalam cara bicaranya ya

. "Tenang, Bro. Semua awalnya juga canggung dan g

pnya dalam-dalam, lalu menatapku de

patnya biasa aja, kelihatan normal. Kita nongkrong bareng, ng

tanyaku ragu. "Emang di s

a. Jangan takut, kita nggak bakal saling usik, apalagi merendahkan.

anya, tapi justru itu yang

gak bakal ketahuan

g di kafe. Dari luar kelihatan normal, orang pa

masuk akal, tapi hatiku

adanya lebih rendah, seolah me

. Lu jadi penonton dulu, kalau cocok, kita ngobrol lagi.

ku merasa seperti sedang membuka banyak pintu rahasia yang menuju ke dunia

e, oke. Gue cabut dulu Ka, ada

ta Veron terus menggantung di kepala: "Anggep a

ampai malam gabung nongkron

*

img

Konten

Bab 1 Pemuas - 1 Bab 2 Pemuas - 2 Bab 3 Pemuas - 3 Bab 4 Pemuas - 4 Bab 5 Pemuas - 5 Bab 6 Pemuas - 6 Bab 7 Pemuas - 7 Bab 8 Pemuas - 8
Bab 9 Pemuas - 9
Bab 10 Pemuas - 10
Bab 11 Pemuas - 11
Bab 12 Pemuas - 12
Bab 13 Pemuas - 13
Bab 14 Pemuas - 14
Bab 15 Pemuas - 15
Bab 16 Pemuas - 16
Bab 17 Pemuas - 17
Bab 18 Pemuas - 18
Bab 19 Pemuas - 19
Bab 20 Pemuas - 20
Bab 21 Pemuas - 21
Bab 22 Pemuas - 22
Bab 23 Pemuas - 23
Bab 24 Pemuas - 24
Bab 25 Pemuas - 25
Bab 26 Pemuas - 26
Bab 27 Pemuas - 27
Bab 28 Pemuas - 28
Bab 29 Pemuas - 29
Bab 30 Pemuas - 30
Bab 31 Pemuas - 31
Bab 32 Pemuas - 32
Bab 33 Pemuas - 33
Bab 34 Pemuas - 34
Bab 35 Pemuas - 35
Bab 36 Pemuas - 36
Bab 37 Pemuas - 37
Bab 38 Pemuas - 38
Bab 39 Pemuas - 39
Bab 40 Pemuas - 40
Bab 41 Pemuas - 41
Bab 42 Pemuas - 42
Bab 43 Pemuas - 43
Bab 44 Pemuas - 44
Bab 45 Pemuas - 45
Bab 46 Pemuas - 46
Bab 47 Pemuas - 47
Bab 48 Pemuas - 48
Bab 49 Pemuas - 49
Bab 50 Pemuas - 50
Bab 51 Pemuas - 51
Bab 52 Pemuas - 52
Bab 53 Pemuas - 53
Bab 54 Pemuas - 54
Bab 55 Pemuas - 55
Bab 56 Pemuas - 57
Bab 57 Pemuas 57
Bab 58 Pemuas - 58
Bab 59 Pemuas - 59
Bab 60 Pemuas - 60
Bab 61 Pemuas - 61
Bab 62 Pemuas - 62
Bab 63 Pemuas - 63
Bab 64 Pemuas - 64
Bab 65 Pemuas - 65
Bab 66 Pemuas - 66
Bab 67 Pemuas - 67
Bab 68 Pemuas - 68
Bab 69 Pemuas - 69
Bab 70 Pemuas - 70
Bab 71 Pemuas 71
Bab 72 Pemuas - 72
Bab 73 Pemuas - 73
Bab 74 Pemuas - 74
Bab 75 Pemuas - 75
Bab 76 Pemuas - 76
Bab 77 Pemuas - 77
Bab 78 Pemuas - 78
Bab 79 Pemuas - 79
Bab 80 INFO PENTING
Bab 81 Birahi Kepsek - 1
Bab 82 Birahi Kepsek - 2
Bab 83 Birahi Kepsek - 3
Bab 84 Birahi Kepsek - 4
Bab 85 Birahi Kepsek - 5
Bab 86 Birahi Kepsek - 6
Bab 87 Birahi Kepsek - 7
Bab 88 Birahi Kepdek - 8
Bab 89 Birahi Kepsek - 9
Bab 90 Birahi Kepsek - 10
Bab 91 Birahi Kepsek - 11
Bab 92 Birahi Kepsek - 12
Bab 93 Birahi Kepsek - 13
Bab 94 Birahi Kepsek - 14
Bab 95 Birahi Kepsek - 15
img
  /  1
img
Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY