img Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder  /  Bab 4 Semuanya rumit | 6.15%
Unduh aplikasi
Riwayat Membaca

Bab 4 Semuanya rumit

Jumlah Kata:1052    |    Dirilis Pada: 09/08/2025

mencoba menahan degup jantung yang seperti hendak merobek dadanya. Ia berdiri di ambang pintu, menatap

Elvard

eperti seorang jenderal yang sedang memimpin pasukan. Ketika Aluna akhirnya melangkah masuk, pria itu tak langsun

avin datar, tanpa

hu ia harus berbicara, tapi tak

melakukan kesalahan apa pun." Suaranya

n di tangannya. Tatapannya tajam

anya pelan. "Bahkan setelah video pengiriman paket it

membawa paket yang diserahkan oleh kur

cuma transaksi biasa, tapi mencakup orang-orang penting-terma

alah seorang tamu mengaku menitipkan kiriman untuk kamar 1101, Presidential

. "Kau memang tidak tahu apa-apa...

!" seru Aluna, langkahnya sponta

ominan. Mata tajam itu menatap seola

on," gumamnya pelan. "Atau kau m

ekerja dengan tenang. Saya tidak punya urus

reka hanya tinggal sejengkal. Wajah Aluna menegang, tubuhny

padaku untuk tidak menghabisim

menaha

an diri. "Saya tahu banyak hal tentang sistem di hotel. Sa

wajah Aluna lekat-lekat

ya, menunjuk salah

i hadapannya kini tersedia sepiring pasta,

eh. "Kau akan tinggal di sini samp

ak. "Tinggal

a setelah insiden itu? Semua pihak sedang mengamati. Jika me

ya menunggu di rumah. Saya tidak

Satu-satunya tempat yang bisa menjagamu saat ini adalah

nunduk. Tak ada lagi yang b

-

tidak diizinkan keluar dari lantai dua. Ada dua penjaga yang selalu berdiri

an menghilang sesukanya. Kadang ia berbicara dengan Aluna selama lima men

n celah kecil di dapur saat pengawal berganti shift. Tapi

ut terhadap para pengawal yang paling menyakitkan, melainkan kalimat Davi

hu kapan waktunya ber

gis dalam diam. Ia mer

-

una berjalan dengan jantung berdetak kencang. Di dalam ruangan, pria itu berdi

yang menyelundupkan p

ket kurir hotel, memasukkan sesuatu ke dalam map putih, lalu meny

nya. "Dia st

rang hilang. Tapi aku yakin

aksud

lan. "Dengan catatan... aku ijinkan ka

mpuran curiga dan harapan. Akhirny

jauh, Pak," ucap Aluna lemah

imu sekarang." Tatapan Davin tajam. "Anggap ini bagian dari pertahanan di

kalimat itu. Tak perl

-

jau, ditemani dua pengawal Davin yang menyamar sebagai pasangan. Ia

Itu yang ia ingat dari percakapan

as menit

puluh

u j

akhir

duduk di s

u. Ia mengen

ggung. "Aluna...

er. "Kau yang mena

Aku... aku tak

ang meny

au aku mau bantu, keluargaku aman. Aku

gam tangannya

eka?" ulan

menjemput barang itu malam itu. Seorang pria berpakaian serba hitam... tapi

korban kesalahan prosedur. Ia telah masuk ke dalam jar

ia tak bisa

Unduh aplikasi
icon APP STORE
icon GOOGLE PLAY